Lebaran di Penjara, Sedihnya Pretty Asmara Tak Bisa Berkumpul Bareng Keluarga

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 20 Juni 2018 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 20 33 1911992 lebaran-di-penjara-sedihnya-pretty-asmara-tak-bisa-berkumpul-bareng-keluarga-AkChPbjhoB.jpg Pretty Asmara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lebaran tahun ini bisa jadi merupakan pengalaman tak terlupakan bagi Pretty Asmara. Dia harus melewatkan hari raya di balik jeruji besi usai terseret kasus narkoba.

Terkait kondisi Pretty saat ini, Sahrul Romadana selaku kuasa hukum mengabarkan situasi kliennya. Kata Sahrul, dia tidak dapat menutupi kesedihan karena merayakan Lebaran di penjara.

"Sedih tentunya, mengingat saat Lebaran tidak bisa bareng dengan keluarga," ujar Sahrul Romadana lewat sambungan telepon, Rabu (20/6/2018).

(Baca Juga: Chand Kelvin Kenang Banyak Memori saat ke Makam Olga Syahputra)

(Baca Juga: Halalbihalal, Lokasi Syuting Sinetron Dunia Terbalik Diserbu Pengunjung)

Pretty Asmara

Pretty Asmara ditangkap tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada pertengahan Juli 2017 di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Bersama dengan penangkapan Pretty, polisi turut mengamankan bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 2,03 gram, ekstasi 23 butir, dan happy five 38 butir.

Atas perbuatannya, Pretty harus mendekam di Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta. Oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Pretty dipindahkan dari Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sejak 18 Oktober 2017.

Beruntung bagi Pretty, dia masih mendapat dukungan warga binaan lain di Rutan Pondok Bambu. Dari situ, Pretty bisa sedikit mengurangi kesedihannya.

"Alhamdulillah, teman-teman yang ada di Lapas juga banyak yang sayang sama kak Pretty. Jadi mengurangi sedih yang dialami kak Pretty," tutur dia.

Pretty Asmara sendiri divonis enam tahun penjara serta denda Rp. 1 miliar subsider tiga bulan kurungan. Pihaknya sudah mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun terkait upaya banding yang diajukan, Sahrul Romadana belum bisa memberikan keterangan.

"Sampai saat ini kita belum terima pemberitahuan putusan dari Pengadilan Tinggi," pungkasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini