nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahasa Hingga Cuaca Jadi Kendala Pemain saat Syuting HongKong Kasarung

Lidya Hidayati, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 20:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 206 1872859 bahasa-hingga-cuaca-jadi-kendala-pemain-saat-syuting-hongkong-kasarung-nOTaS3hZUh.jpg Pemain HongKong Kasarung (Foto: Lidya/Okezone)

JAKARTA – Sesuai dengan judul filmnya, Hong Kong Kasarung mengambil lokasi syuting di Hong Kong. Syuting di negara orang, para pemain bukan tanpa kendala selama menggarap Hong Kong Kasarung.

Kendala yang dihadapi Pamela Bowie cs beragam, mulai dari cuaca hingga bahasa. Cuaca panas Hong Kong kala itu cukup membuat para pemain kesulitan harus melakukan berbagai adegan berat.

Baca Juga: Dikenal Suka Ngelawak, Sule Tak Melucu saat Syuting HongKong Kasarung

“Cuaca. Kebetulan di sana panas. Hari terakhi, hujan. Tapi tetap gerah. Terutama pas adegan lari-lari, jalan. Ery sama Sule tuh lari-lari di sana karena memang adegannya begitu. Padahal saya yang enggak syuting aja kepanasan,” kata Sas Widjanarko atau Mang Saswi saat berkunjung ke redaksi Okezone.com di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ery Makmur. Aktor berbadan tambun ini menceritakan bagaimana dia harus berjalan jauh dengan cuaca Hong Kong yang begitu panas. Untuk menyiasatinya, Ery kerap meminta berhenti di minimarket.

“Kita jalan tuh kira-kira seperti dari mall Taman Anggrek ke Plaza Semanggi, lanjut lagi ke Pancoran. Karena memang enggak pakai kendaraan, sekalian ambil shoot. Kebetulan waktu itu habis diet, jadi tidak segemuk sekarang. Dulu 105, sekarang 112. Jadi jalan-jalan masih agak gampanglah. Dan memang kalau ketemu sevel, makan dulu,” kenang Ery.

Kendala lain datang dari segi bahasa. Karena mengambil setting Hong Kong, sejumlah dialog pun harus menggunakan bahasa Kanton. Sayangnya, dialog berhasa Kanton yang sudah disiapkan dari di Jakarta ternyata tidak sesuai ketika sudah dibawa ke Hong Kong.

“Karena bahasa Kanton yang kita pelajari di Jakarta ternyata bahasa Kanton yang baku. Ketika kita perdengarkan sama orang Hong Kongnya sana, 'Ini mah kayak ngomong sama Presiden. Ini sih perlu dibuat lebih luwes lagi.' Jadinya dirubah semua,” papar Ery.

Pamela Bowie menyahut, “Sudah ngafalin di Jakarta, udah hafal, udah pede banget, tahunya sampai sana berubah. Akhirnya kita pakai SKS, sistem kebut semenit. Karena kan kalau kita minta diubah semua dan dicatetin, malah enggak bisa masuk otak. Jadi mending langsung pas di-set diomongin, dicecer di situ, langsung nyambung di situ.”

Baca Juga: Para Pemain Film Hongkong Kasarung Berkunjung ke Redaksi Okezone

Hong Kong Kasarung bercerita tentang pemuda kampung (diperankan oleh Sule) yang mencoba menjadi TKI. Karena beberapa kesalahan, Sule malah terdampar di Hong Kong hingga mengalami petualangan seru. Film yang juga dibintangi oleh Rizky Febrian ini akan tayang mulai Kamis 15 Maret 2018.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini