nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Fattitude, Mo Sidik Sukses Bikin Ketawa Penonton Luar Negeri

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Minggu 03 Desember 2017 22:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 03 33 1824501 lewat-fattitude-mo-sidik-sukses-bikin-ketawa-penonton-luar-negeri-QzmCb4ByWz.jpg Mo Sidik (Foto: Instagram)

JAKARTA - Antusiasme para penonton di Jakarta memang menyenangkan bagi stand-up comedian Mo Sidik, namun rupanya pengalaman tampil di luar negeri tidak kalah seru. Semua itu dinilainya berkat tema lawakan yang mudah dicerna semua orang tak peduli perbedaan bahasa, meskipun bahasa penyajiannya diubah.

Sejak berkarier sebagai stand-up comedian, Mo kerap menggunakan tubuh gendutnya sebagai obyek lawakan. Dalam tur dunia bertajuk Fattitude yang digelarnya di 13 negara dunia, ternyata reaksi para penonton tidak berbeda dibanding saat tampil di Jakarta, tepatnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 2 Desember 2017. Ini juga termasuk rincian lawakan yang ia lontarkan pada penonton di panggung yang terlihat penuh ketika tampil di Jakarta.

(Baca Juga: Sebelum Melahirkan, Tubuh Ryana Dea Naik Hingga 25 Kg)

(Baca Juga: Disney-Pixar Tarik Film Pendek Olaf's Frozen Adventure dari Coco)


“Baik-baik aja, karena gendut itu universal. Jadi yang gue omongan itu beneran, bahwa bully-an orang sini sama bully-an orang luar itu sama. Ketika gue cerita, even di Afghanistan, soal cerita orang gendut ngerusak timbangan itu mereka semua relate,” papar Mo kepada Okezone seusai penampilannya.

Selain di Jakarta, Mo telah mempersembahkan tema yang sama di beberapa negara lain seperti Jepang, China, Brunei Darussalam, dan Inggris. Meski mengaku belum mahir melawak dalam Bahasa Inggris, rupanya gelak tawa para penonton tetap sering terdengar olehnya, menghilangkan rasa kurang pedenya. Ia pun senang karena panggungnya di Jakarta juga mengundang penonton yang jumlahnya tidak sedikit.

Sementara itu, pria satu anak ini disebut sebagai stand-up comedian Indonesia pertama yang membawakan lawakan dalam bahasa Inggris di Indonesia. Rupanya, Mo mengaku tidak ada banyak perubahan saat membawakan lawakan dalam dua bahasa tersebut, tetapi emosi yang disampaikan akan lebih kuat dalam Bahasa Inggris. Pasalnya, ia akan lebih sering mengumpat dengan bahasa tersebut.

“Gue penuh makian kalau Bahasa Inggris. Inggris gue lebih kasar, lebih raw,” jelas Mo.

Sementara itu, rupanya Mo masih ketagihan menyampaikan lawakan dalam Bahasa Inggris. Sayangnya, panggung Fattitude ditutup pada penampilan kali ini. Di akhir penampilan, Mo sempat berjanji akan tampil lagi pada 2018, namun belum menentukan acara apa yang akan jadi panggung pertamanya.

“Terima kasih semuanya! Sampai ketemu tahun depan!” seru Mo, menutup penampilannya di panggung Jakarta.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini