Anak Nia Daniaty Diperiksa Polisi Terkait Kasus Penipuan

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 01 Agustus 2017 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 01 33 1747782 anak-nia-daniaty-diperiksa-polisi-terkait-kasus-penipuan-mB6YfUmtn1.jpg Anak Nia Daniaty (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania (Oi) memenuhi panggilan polisi pada Selasa (1/8/2017) terkait kasus penipuan yang menyeret namanya. Saat dimintai keterangan mengenai hal apa saja yang ditanyakan penyidik, Oi tidak memberikan penjelasan secara detail.

"Interview saja. Ada masalah itu, ada yang melaporkan," kata Oi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya, seorang wanita bernama Rani sempat melaporkan Oi atas tuduhan penipuan pada 21 Juli 2017 lalu. Saat itu, Rani yang tak lain merupakan salah satu teman Oi, menuduh putri Nia Daniaty itu telah membawa kabur uang sebesar 61 juta Rupiah.

BACA JUGA: Perceraian Oi Akan Seret Besan Nia Daniati

BACA JUGA: Anak Nia Daniati Digugat Cerai karena Foya-Foya

Awalnya, Rani menyerahkan uang tersebut kepada Oi untuk mengurus dokumen perjalanan serta membeli enam buah ponsel pada April 2017. Kepada Rani, Oi berjanji akan menyediakan semua barang itu pada awal Juni 2017.

Namun hingga pertengahan Juli 2017, barang yang diminta Rani belum tersedia. Hal inilah yang kemudian menjadi latar belakang Rani mengajukan laporan.

Sementara itu, Muhammad Zakir Rasyid selaku kuasa hukum mengatakan bahwa kedatangan Oi adalah untuk melakukan klarifikasi terhadap laporan tersebut. "Ada komunikasi yang terputus mulai dari pihak pelapor yang tidak paham sebenarnya bahwa ini bukan masalah tipu menipu atau penggelapan tapi lebih kepada salah paham," terang Zakir. 

BACA JUGA: Sidang Cerai Digelar, Anak Nia Daniaty Absen Lagi

BACA JIUGA: Biaya Mahal, Nia Daniaty Tak Sanggup Lagi Bikin Album Baru

"Makanya panggilannya bukan penggilan pemeriksaan saksi tapi lebih ke klarifikasi. Artinya dia menjelaskan bahwa persoalannya seperti apa sampai pada akhirnya ada laporan," lanjutnya.

Sedangkan terkait tuduhan penipuan terhadap kliennya, Zakir mengatakan bahwa Oi juga sebenarnya menjadi korban penipuan. Menurut keterangan Zakir, Oi menyerahkan uang itu ke pihak ketiga untuk ditindaklanjuti. Sayangnya, pihak ketiga yang dimaksud tidak menjalankan mandat.

Oleh karena itu, Zakir berharap kedatangan Oi dapat memberikan kejelasan atas perkara yang saat ini menjerat kliennya. "Saya kira dengan Oi datang, klarifikasi dan menjelaskan seperti ini saya kira sudah jelas, jadi tidak ada masalah lagi," tutur Zakir.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini