Kronologi Anak Nia Daniaty Diduga Lakukan Penipuan CPNS dengan Total Rp9,7 Miliar

Nandha Aprilia, Jurnalis · Minggu 26 September 2021 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 33 2477024 kronologi-anak-nia-daniaty-diduga-lakukan-penipuan-cpns-dengan-total-rp9-7-miliar-ZQELFN5eFE.jpg Korban anak Nia Daniaty (Foto: Lintang/Okezone)

JAKARTA - Nama Nia Daniaty dan anaknya, Olivia Nathania, menuai sorotan publik. Pasalnya, sang anak dilaporkan ke Polda Metro Jaya diduga melakukan penipuan dengan modus penawaran posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) total Rp9,7 miliar.

Olivia atau yang akrab disapa dengan sebutan Oi itu dilaporkan bersamaan dengan suaminya yakni Rafly N Tilaar alias Raf pada Jumat (24/9/2021) lalu.

Baca Juga:

Mantan Guru Kecewa Ditipu Anak Nia Daniaty

Penipuan CPNS Oleh Anak Nia Daniaty, Begini Penjelasan BKN

Laporan kepada anak Nia Daniaty

Semua kejadian ini bermula, muncul nya orang yang mengaku menjadi korban atas penipuaan ini. Salah satunya diketahui merupakan guru dari Oli, yakni Agustin.

Agustin menjelaskan bahwa dia pun sudah lama tak bertemu dengan muridnya itu. Namun, pada akhir tahun 2019 dia kembali dihubungi dan lantas menawarkan seleksi CPNS ini.

"Kebetulan anak saya baru lulus 2018, nah dia menyampaikan bahwa?sudah melakukan ini 4 tahun, ini tahun kelima itu yang buat saya percaya," ujar Agustin saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (25/9/2021).

Bahkan, awal mula Agustin begitu percaya dengan Oi yang merupakan murid nya sendiri, bahkan dia tidak curiga akan hal ini.

"Yakin karena dia adalah murid saya, nggak mungkin lah seorang murid menipu gurunya," tuturnya.

"Awalnya gitu, dengan diiming-imingi saya mungkin adalah murid yang masih care (peduli) pada gurunya setelah sukses, itulah yang memotivasi saya seolah mau balas budi pada saya," tambahnya.

Bahkan, Agustin sendiri sampai mengajak anggota keluarganya yang lain untuk lakukan bisnis ini. "Jadi saya karena saking percaya membawa lah keluarga saya sendiri ada 16 orang," tuturnya.

Lantas, semua kebohongan itu terungkap ketika seorang pria yang disebut suruhan Oi untuk mendatangi Agustin. Dan sang pria tersebut pun mengaku bahwa dia hanya diminta untuk melakukan suatu hal yang diperintahkan oleh Oliv.

"Akhirnya ini adalah orang yang bernama Budi, yang memberikan surat pengantar pada CPNS Bekasi ke Dinas Damkar. Ternyata dia adalah orang suruhan Oliv. 'Nama saya Eki, saya diminta oleh mba Oliv jadi orang bernama Budi yang bekerja di BKD (Badan Kepegawaian Daerah), saya tidak mengerti apa-apa hanya disuruh untuk melakukan hal ini'," ujar Agustin.

Hal ini terjadi lantaran ada seorang pria yang merupakan calon CPNS yang merasa curiga, lalu mengintrogasi orang suruhan Oliv tersebut.

"Ini pengakuan, karena saat itu ada suami dari calon cpns yang curiga lalu mengintrogasi dia, akhirnya ini pengakuannya," ujarnya.

Semenjak hal itu terbongkar, Agustin menjelaskan bahwa Oi tiba-tiba saja menghilang tanpa memberikan kejelasan apapun. Bahkan, di depan rumah Oi sendiri pun dijaga ketat oleh sekelompok orang.

"Setelah pengakuan ini tersebar Olivia menghilang lost kontak semua udah ketahuan semua. Jadi nggak bisa alasan apapun. Tapi setelah tayang rekaman ini di-share di semua grup dua tidak pernah muncul lagi nggak bisa di chat, di telepon," ujarnya.

 Para korban didampingi kuasa hukum Odie Hudiyanto akhirnya melaporkan keduanya per tanggal 23 September. Laporan itu kini tercatat dengan nomor pelaporan STTLP/B/4728/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini