Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 151: Ada Tindak Pencucian Uang di Kusuma Food?

Siska Maria Eviline , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |18:30 WIB
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 151: Ada Tindak Pencucian Uang di Kusuma Food?
Sinopsis Sinetron Terikat Janji Eps 151: Ada Tindak Pencucian Uang di Kusuma Food? (Foto: MNC Media)
A
A
A

JAKARTA - Sinopsis sinetron Terikat Janji episode 151 bercerita tentang polisi yang semakin dekat membongkar kejahatan Dipa. Ia terus menjalankan bisnis pencucian uang melalui restoran fine dining miliknya. 

Meski restoran sepi dan bahan makanan menumpuk, Dipa menolak menutup restoran maupun mengurangi pegawainya. Ia bahkan meminta Kemal menyewa beberapa mobil untuk memenuhi halaman restoran agar terlihat ramai.

Di sisi lain, Davina mulai menyadari bahwa Sena sedang memiliki beban pikiran. Ia pun berusaha membuat Sena kembali ceria. Namun, menjelang pulang kerja, Davina ternyata pergi tanpa memberi tahu Sena. 

Pesan yang dikirim Sena hanya dibaca tanpa balasan. Hal itu membuat Sena semakin bertanya-tanya. Di tengah kebingungannya, Dion dan Reza tiba-tiba mengajaknya pergi bersama.

Dipa kemudian menerima laporan bahwa Avenue & Co Steakhouse mengalami defisit hingga Rp112 juta. Bukannya memperbaiki kondisi restoran, Dipa justru meminta Pak Robert memanipulasi laporan keuangan agar terlihat normal sebelum diserahkan ke Kusuma Food. 

Dipa merasa skema yang dijalankannya aman karena menurutnya bisnis tersebut tetap menguntungkan banyak pihak. Sementara itu, Veronika mulai curiga setelah melihat promosi Aryawangsa Residence yang memberikan sepuluh karton City Mie kepada setiap pembeli rumah. 

Setelah mendesak Bilal, Veronika mengetahui bahwa Sena ternyata membeli 9.000 karton City Mie rasa original dan 1.000 karton rasa ketoprak menggunakan uang pribadinya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement