Share

Adam Deni Dituntut 8 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar, Begini Kronologi Kasusnya

Vania Ika Aldida, Okezone · Selasa 31 Mei 2022 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 31 33 2602955 adam-deni-dituntut-8-tahun-penjara-dan-denda-rp-1-miliar-begini-kronologi-kasusnya-cvvQOLfaLm.jpg Adam Deni (Foto: Ravie Wardani/MPI)

PEGIAT media sosial, Adam Deni bersama Ni Made Dwita, menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, pada Senin, 30 Mei 2022 kemarin. Dalam sidang tersebut, Adam Deni dan rekannya dituntut hukuman penjara selama 8 tahun dan denda Rp 1 miliar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus dugaan pelanggaran UU ITE.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Adam Deni dan Ni Made Dwita masing-masing pidana penjara selama 8 tahun dikurangi masa tahanan," kata JPU dalam persidangan.

Dalam kesempatan itu, JPU juga sempat mengungkapkan beberapa pasal yang diduga telah dilanggar oleh Adam Deni dan rekannya. Diantaranya, Pasal 48 Ayat (3) jo Pasal 32 Ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Apabila Adam dan rekannya tidak membayar denda sebesar Rp 1 miliar, maka mereka harus menggantinya dengan penambahan hukuman penjara selama lima bulan.

"Dengan perintah terdakwa tetap ditahan ditambah dengan adanya denda masing-masing Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan hukuman masing-masing selama lima bulan,” tutur jaksa.

Menanggapi tuntutan tersebut, Adam Deni mengaku kaget. Kendati demikian ia hanya bisa menganggap hal tersebut sebagai ujian dalam hidupnya.

Adam Deni

"Ya semoga saya tetap percaya sama Allah SWT tentang kasus ini, jujur saya tadi dengar delapan (tahun), wah itu kaget,” ujar Adam Deni di PN Jakarta Utara, Senin (30/5/2022).

"Karena tujuan saya baik, saya benar-benar tidak ada niatan apapun ketika mengungkap kasus ini. Mungkin saya banyak salah juga, hari ini saya anggap ujian bagi saya,” lanjut Adam.

Sebelumnya, Adam dan Ni Made ditetapkan sebagai terdakwa usai menyebarkan dokumen pribadi milik Ahmad Sahroni. Dokumen yang disebar oleh Adam dan rekannya diketahui terkait transaksi pembelian dua buah sepeda dari Ni Made ke Ahmad Sahroni senilai ratusan juta pada 2020 lalu. Diantaranya sepeda merk Firefly seharga Rp 450 juta, dan merk Bastion senilai Rp 378 juta.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Follow Berita Okezone di Google News

Adam Deni dilaporkan oleh Ahmad Sahroni lantaran Crazy Rich Tanjung Priok itu merasa bahwa narasi yang disampaikan oleh terdakwa di akun Instagramnya @adamdenigrk bernada ancaman. Pasalnya, Adam Deni menuliskan bahwa dirinya akan melaporkan Sahroni ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Tak hanya itu, ancaman Adam terhadap dirinya bahkan sudah dirasakannya selama hampir dua minggu. Hingga akhirnya Adam sempat menyebut namanya, dan membuat Sahroni akhirnya melapor ke pihak berwajib.

"Saya merasa, postingan tersebut menyindir saya," ujar Sahroni pada persidangan April 2022 lalu.

"Setelah menunggu selama 13 hari, dia (Adam Deni) akhirnya menyebut nama saya (dalam unggahannya) kemudian saya langsung lapor (ke polisi)," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini