Share

Tanggapan Jin BTS dan Agensi Terkait Isu Pembebasan Wajib Militer

Ahmad Haidir, Jurnalis · Minggu 10 April 2022 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 10 33 2576480 tanggapan-jin-bts-dan-agensi-terkait-isu-pembebasan-wajib-militer-LVrb29ahTS.jpg BTS (Foto: BigHit Music)

PEMERINTAH Korea Selatan sempat membuat wacana terkait pembebasan wajib militer bagi anggota Bangtan Boys alias BTS pada November 2021 lalu. Hal itu sontak membuat masyarakat Negeri Ginseng itu heboh hingga saat ini. Terlebih, Jin seharusnya menjalani wajib militer pada tahun 2022 ini.

Atensi yang tinggi itu terbukti saat para anggota BTS bersama dengan label mereka yakni HYBE mengadakan konferensi pers, Sabtu, 9 April 2022. Konferensi pers itu digelar dalam rangka konser BTS PERMISSION TO DANCE ON STAGE - LAS VEGAS yang akan berlangsung selama empat hari.

Selama konferensi pers, audiens yang hadir sempat melempar pertanyaan terkait isu pengecualian militer khusus bagi mereka. Pertanyaan tersebut bahkan dilemparkan kepada anggota tertua BTS yakni Kim Seok-jin atau yang akrab disapa Jin.

Saat ditanya mengenai hal tersebut, serta adanya kemungkinan pengecualian wajib militer bagi dirinya dan para anggota lain, idol berusia 28 tahun ini menyebut bahwa ia menyerahkan segala keputusan kepada pihak agensi.

"Saya telah berbicara banyak dengan perusahaan tentang dinas militer, dan Saya percaya apa yang dikatakan perusahaan nantinya itu sebaik yang saya katakan." ungkap Jin dikutip oleh MNC Portal Indonesia dari Allkpop, Minggu (10/4/2022).

BTS

Pada konferensi pers yang sama dengan perwakilan dari pihak agensi, Chief Communication Officer (CCO) HYBE Lee Jin Hyeong membenarkan pernyataan Jin BTS. Ia menyebut bahwa para member percaya apapun keputusan yang diberikan oleh perusahaan.

"Artis kami menyerahkannya kepada perusahaan tentang masalah wajib militer. Mereka telah berulang kali menekankan bahwa mereka akan mematuhi panggilan negara di masa lalu maupun di masa sekarang. Dan setelah revisi Undang-Undang Dinas Militer, keputusan akan ada di perusahaan,” jelas Lee Jin Hyeong.

HYBE sendiri berharap untuk segera mendapatkan kejelasan dari pemerintah Korea Selatan terkait wacana revisi Undang Undang Dinas Militer itu sehingga mereka akan bisa memutuskan kebijakan terhadap artisnya.

"Perusahaan mengawasi masalah ini dengan sangat cermat. Kami melakukan yang terbaik untuk memberikan solusi terbaik. Saya berharap kami dapat mencapai kesimpulan sesegera mungkin karena memang benar, ketidakpastian ini menyebabkan beberapa kesulitan," tandas Lee Jin Hyeong memungkasi.

Sebagai informasi, wacana itu mencuat pada November 2021 lalu saat Majelis Nasional Korea Selatan membahas revisi Undang-Undang Dinas Militer yang akan memungkinkan para artis dan seniman yang telah memberikan dampak besar bagi Negeri Ginseng tersebut di kancah dunia seperti BTS untuk menunda masa wajib militer mereka, atau bahkan menggantinya dengan kegiatan lain yang bersifat seni dan keolahragaan.

Namun rencana untuk merevisi Undang-Undang itu justru menuai polemik dimana pro dan kontra tak terhindarkan, hingga akhirnya pembahasan rancangan tersebut saat ini ditunda untuk sementara waktu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini