Share

Kuasa Hukum Roby Geisha Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Tim Okezone, Okezone · Rabu 23 Maret 2022 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 33 2566493 kuasa-hukum-roby-geisha-ajukan-permohonan-rehabilitasi-pBtISIQgR1.jpg Tim Kuasa Hukum Roby Geisha, Daniel Sinaga dan Rustandi Senjaya (Foto: MPI/ Lintang Tribuana)

JAKARTA - Tim Kuasa hukum Roby Satria alias Roby Geisha, Daniel Sinaga dan Rustandi Senjaya, menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (23/3/2022). Kehadiran mereka bertujuan untuk mengajukan permohonan rehabilitasi untuk gitaris Geisha tersebut.

"Kami dari kuasa hukum Roby, baru selesai juga memasukkan surat permohonan untuk assesment, untuk rehabilitasi," kata Daniel Sinaga kepada awak media.

"Tadi, surat juga sudah kita tujukan ke Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, tembusannya ke penyidik," lanjutnya.

Roby Geisha Narkoba

Rustandi mengungkapkan bahwa permintaan untuk rehabilitasi itu berdasarkan keinginan Roby Geisha.Sang musisi memang berharap sembuh dari ketergantungan narkotika jenis ganja.

"Permintaan assesmen yang jelas adalah Roby yang menginginkan kepada kami ingin sembuh, ingin sembuh dan sembuh," ujar Rustandi.

"Cuma karena ini lah, karena sesuatu hal yang tidak bisa kami pikirkan dan mengetahui apa yang menjadi titik dia mengulangi perbuatannya itu," sambungnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tim kuasa hukum Roby pun belum mengetahui rentang waktu yang dibutuhkan untuk mendapat jawaban terkait asesmen rehabilitasi ini. Pihaknya akan terus memantau kabar dari pihak kepolisian.

"Kalau untuk jawaban, kami sendiri pun belum tau. Mungkin dalam beberapa hari ini kami akan coba follow up lagi ke polres ini, apakah permohonan rehabilitasi ini dapat dikabulkan apa tidak oleh teman-teman dari polres Jaksel," kata Rustandi.

Seperti diketahui, Roby Satria ditangkap di studio musik di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan pada 19 Maret 2022 malam. Dia ditangkap bersama AJ, sang asisten.

Dari penangkapan itu, ditemukan barang bukti berupa paket ganja seberat 8 gram dan lintingan ganja sisa pakai. Roby dan AJ ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal tentang narkotika yang berbeda.

Untuk AJ disangkakan dengan Pasal 114 Ayat 1 subs 111 ayat 1 subs 127 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan untuk Roby, disangkakan dengan Pasal 114 Ayat 1 subs 127 UU No 3 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun penjara.

Pada 2013, Roby Satria pertama kali tersandung kasus narkoba. Kala itu, dia kedapatan memiliki ganja dan berujung pada vonis penjara satu tahun.

Tak berhenti sampai di situ, Roby juga kembali ditangkap karena kasus yang sama pada 2015. Saat itu, dia terciduk menerima ganja seberat 1,5 gram dari seseorang yang dibawa oleh tukang ojek online pada 20 November 2015.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini