Film Lokal Darah Biru Arema 2 Tembus Bioskop Nasional

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 206 2313413 film-lokal-darah-biru-arema-2-tembus-bioskop-nasional-f1OCNt9Ocf.jpeg Darah Biru Arema 2 (Foto: DBAFilms)

JAKARTA - Pandemi virus corona nyatanya membuat industri kreatif kelimpungan. Namun demikian para pelaku mencoba melakukan upaya agar industri kreatif terus berjalan di situasi sulit.

Film salah satu sektor yang turut berdampak akibat pandemi virus corona. Di tengah situasi ini, film lokal Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) memberikan angin segar.

Setelah sempat tayang di Malang Raya, kini film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) akan tayang di bioskop nasional. Film hasil kolaborasi Ideosource Entertainment, Paradise Picture dengan Equator Cinema, Kamera Malang, Profil Image Studio dan Tagarap Digital Creator akan tayang pada 26 November 2020.

Baca Juga:

Anya Geraldine Pamer Isi Chat dengan Rizky Febian

Pindah Agama, Dena Rachman Menangis saat Pergi ke Gereja

Darah Biru Arema 2

"Film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) menjadi sebuah karya nyata dari konsep kolaborasi yang dilakukan beberapa komunitas serta start up di Malang.” Ujar Vicky Arief, produser film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2).

Film ini menceritakan soal fanatisme fans Arema. Bagaimana seorang fans dengan problematikanya menyikapi situasi klub sepak bola idolanya dan industrinya. Hal yang relevan untuk saat ini melihat kondisi industri sepak bola yang mengkhawatirkan.

"Melalui film Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) ini cita-cita kami adalah mengawal "fanatisme" melalui bahasa-bahasa kebudayaan dengan mengulik kehidupan supporter yang sejatinya penuh dengan kesederhanaan, dan rasa persaudaraan,” ungkap Taufan Agustyan, sutradara Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2).

Satu Jiwa Untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2) menggambarkan kehidupan sehari-hari tiga supporter bagaimana mereka menghadapi tantangan hidup ketika PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) memutuskan untuk membatalkan semua pertandingan. Itu membuat mereka menyadari apa arti Arema bagi mereka.

"Ideosource Entertainment mempunyai misi untuk ikut mendukung perkembangan film daerah dan film komunitas. Kami pun yakin para sineas daerah punya talenta yang nantinya bisa bersaing secara nasional atau pun internasional," ujar CEO Ideosource Entertainment, Andi S Boediman.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini