Jerinx Dipenjara, dr Tirta: Bukan Kemenangan Nakes

Bima Setiyadi, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 33 2312432 jerinx-dipenjara-dr-tirta-bukan-kemenangan-nakes-a2kKcI3UyE.jpg dr Tirta (Foto: IG dr Tirta)

JAKARTA - Dokter Tirta Mandira Hudhi turut berkomentar atas vonis 1 tahun 2 bulan yang dijatuhi Majelis Hakim kepada Jerinx. Menurut dr Tirta, vonis yang diterima Jerinx bukanlah hal yang patut disyukuri oleh para tenaga medis.

Seperti diketahui, drummer Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx. Vonis yang diputus dengan hukuman 1 tahun 2 bulan penjara dalam sidang putusan kasus ujaran kebencian 'IDI Kacung WHO' itu bukan kemenangan tenaga kesehatan.

"Ini bukan kemenangan nakes, yg melaporkan hanya beberapa orang yg ditunjuk mewakili IDI, utamanya dari IDI Bali yang mengaku mendapat surat dari IDI pusat, jadi perlu dijelaskan, tanggapan IDI pusat dan IDI BALI mengenai vonis ini, Puas apa tidak? siapa tahu enggak puaskan," seperti yang dikutip dalam laman Instagram dr Tirta, Kamis (19/11/2020)

Baca Juga:

Support Jerinx SID, Anji: Sing Sabar

Jerinx Divonis 1,2 Tahun Penjara, Anji: Ujaran Kebencian adalah Senjata

Nora Alexandra dan Jerinx SID

Tirta menjelaskan, tidak semua dokter mengetahui tindakan pelaporan ini. Sebab, fokus sebagian besar dokter itu melawan pandemi. Menurutnya, putusan hakim terhadap Jerinx tidak efektif meredam bullying ke tenaga kesehatan. Dia menilai bullying kepada tenaga kesehatan akan tetap meningkat.

"Pak Teja sebagai perwakilan monggo ditanya? Jika enggak ada niat memenjarakan, harusnya JRX dikasih somasi, baru mediasi, kalo gagal baru jalur litigasi, itu aja sih, wong chat nya nora dan ajakan silaturahmi dari keluarga JRX enggak ditanggepin pak Teja, jadi yang laporin tu IDI pusat / IDI bali? nah itu misteri, karena ga ada yang mau ngaku," jelasnya.

Tirta pun salut kepada Jerinx yang tidak kabur dan berani meminta maaf serta bertanggung jawab atas tuduhan yang disematkan kepadanya. Dia meminta warganet menguatkan istri Jerinx dengan mencantumkan akun @ncdpapl yang jelas paling terpukul atas kejadian ini.

"Tindakan JRX yang baik mari kita dukung, teruskan, JRX satu, dan akan menjadi legenda di tanah anarki :)," pungkasnya.

Putusan 1 tahun 2 bulan penjara oleh majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya, yang mendakwa Jerinx dengan hukuman tiga tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu, dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan dan pidana denda sejumlah Rp10 juta, dengan ketentuan apabila denda itu tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 1 bulan," kata Majelis Hakim.

Dalam putusannya, Majelis Hakim menyebut Jerinx terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau kelompok masyarakat tertentu, berdasarkan antar ras golongan sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama penuntut umum.

Baca Juga:

Tok! Jerinx SID Divonis 1 Tahun 2 Bulan dan Denda Rp10 Juta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini