Gempa dan Tsunami di Palu, Wizzy: Turut Prihatin dan Berbelasungkawa

Revi C. Rantung, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 01 33 1957957 gempa-dan-tsunami-di-palu-wizzy-turut-prihatin-dan-berbelasungkawa-zMIQhq9ZV5.jpg Foto: Revi C. Rantung/Okezone

JAKARTA - Sederet artis hingga penyanyi ikut mengucapkan rasa prihatin atas gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah tepatnya di Kota Palu dan Donggala. Setelah sebelumnya, penyanyi Ari Lasso, aktris Wulan Guritno hingga Cornelia Agatha telah menyampaikan ucapan duka. Kini penyanyi Wizzy juga turut menyampaikan ungkapan kesedihan pada para korban bencana Sulawesi Tengah.

Masih teringat jelas dalam benak Wizzy bagaimana gempa berkekuatan 7,7 SR sanggup memporak-porandakan Sulawesi Tengah. Belum lagi tsunami yang berhasil menelan banyak korban jiwa.

“Ya Wizzy turut prihatin atas gempa yang terjadi di Palu, Wizzy ucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditingalkan diberi ketabahan,” ungkap Wizzy saat dijumpai di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.

(Baca juga: Jatuh dari Panggung, Wizzy Merasa Malu Campur Sakit)

Selain memberikan ucapan duka untuk para korban, penyanyi 24 tahun ini juga memberikan pesan agar sebagai umat manusia harus saling bantu-membantu dengan bencana ini. Terlebih dapat berbuat baik kepada sesama kini dibutuhkan para korban bencana alam tersebut.

Dengan kejadian bencana alam ini, menjadi bahan intropeksi bagi penyanyi Wizzy. “Ya yang pasti, kita ini cuma manusia biasa, jadi kita hidup di dunia ini kalau bisa selalu berbuat baik selalu beramal. Karena semua ini cuma titipan dari Tuhan aja dan bakal kembali ke Tuhan,” tutupnya.

(Baca juga: Perubahan Lagu Selamat Jalan Kekasih Bikin Wizzy Jadi Baper)

Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kota Palu dan sekitarnya pada Jumat 28 September 2018 kemarin. Gempa tersebut diikuti tsunami di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Akibat peristiwa bencana alam ini, korban meninggal dunia dilaporkan mencapai ratusan orang.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini