Poppy Dharsono Beberkan Kronologi Penggelapan Dana IFW

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 20 Februari 2016 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 20 33 1316813 poppy-dharsono-beberkan-kronologi-penggelapan-dana-ifw-Ky3OlYBSZa.jpg Poppy Dharsono (Foto: Arif/Okezone)

JAKARTA - Poppy Dharsono ternyata baru mengetahui adanya penggelapan dana Indonesia Fashion Week dari para anggotanya. Menurut Poppy, ketiga desainer yang dilaporkan itu dianggap tidak bisa mempertanggung jawabkan secara transparan dan akuntabel penyelenggaraan event mode terbesar di Indonesia itu.

Poppy akhirnya melakukan pelaporan atas dugaan tindak penggelapan dana pada Jumat, 19 Februari 2016 pukul 16.00 wib. Sementara Poppy memiliki beberapa saksi seperti Jeanny Anggraini, Adi Damarwulan, Erents Rembun, dan Apriani Axel

"Kronologinya sudah lama, bertahun-tahun. Ketahuannya baru, karena uangnya masuk ke rekening pribadi. Selama empat tahun. Saya sendiri sebagai ibunya mereka, kaget atas pengaduan anggota-anggota lain yang tidak pernah diikut sertakan," ujar Poppy yang ditemui usai memberikan laporan penggelapan dana di Polda Metro Jaya.

Poppy menuturkan bahwasanya pihak APPMI yang diwakilkan oleh Taruna sejak awal tidak pernah memberikan surat kontrak pada pihak Poppy. Hingga uang hasil pendapatan IFW bisa masuk ke rekening pribadi milik terlapor.

"Awal kerjasamanya karena APPMI yang diwakilkan oleh Taruna yang menandatangani. Tetapi sampai mereka keluar, mereka tidak pernah memberikan kepada kita kontraknya. Jadi dari situ mereka sudah beritikad tidak terbuka kepada kita semua. Nah apalagi setelah saya membaca bahwa semua masuk ke rekening pribadi," ungkap Poppy.

"Kita hanya mau audit, karena memang persyaratannya pakai akuntan yang independen. Tapi mereka langsung keluar setelah 17 November kemarin. Tapi mereka masih terima uang," tungkasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini