Di sisi lain, Sera dan Kenzi berbincang di sebuah warung nasi goreng dekat taman. Sera kemudian mengungkapkan rencananya pergi ke Sukabumi untuk menemui Bagus. Ia ingin tahu siapa yang menyuruh Bagus memberikan kesaksian palsu 5 tahun lalu.
Sera juga mengungkapkan emosinya terhadap mantan tunangannya. Mendengar cerita tersebut, Kenzi diam-diam merasa bersalah atas keterlibatannya di masa lalu. Perasaan itu membuat Kenzi menemani Sera ke Sukabumi.
Sementara itu, Sera menemui Om Teddy, seorang pengacara sekaligus investor yang menolak menjual sahamnya. Namun pertemuan di sebuah kafe tersebut justru mempertemukannya dengan Larasati, yang telah membeli saham dari direksi lain.
Sera kemudian mencoba meminta Larasati untuk menyelidiki kembali kejadian pada malam kematian Bram. Namun, permintaan tersebut justru memicu perdebatan di antara keduanya.
Larasati yang tersulut emosi terlibat adu argumen dengan Sera. Dalam perjalanan menuju Sukabumi, Sera nyaris bertemu Bagus. Sementara itu, Marvin mendapat tekanan dari Prayoga.
Dia dianggap gagal menangani Velox hingga memutuskan melanjutkan program kehamilan bersama Clara. Akankah Sera berhasil menemui Bagus dan mengungkap dalang di balik kesaksian palsu yang menghancurkan masa lalunya?