JAKARTA – VISION+ menggelar ‘Campus Takeover’ di MNC University, Jakarta Barat, pada 8 Oktober silam. Mengusung tema ‘JANGAN LIHAT! Discover POTE!’ kegiatan ini mengajak 400 mahasiswa untuk melihat lebih dekat perkembangan industri kreatif dan Over-The-Top (OTT).
Acara itu juga mengeksplorasi proses kreatif di balik penggarapan original series VISION+, POTE. Kegiatan tersebut dirancang sebagai pengalaman edukatif sekaligus interaktif, dengan menghadirkan talkshow bersama para praktisi industri hingga screening episode perdana POTE.
Melalui ‘Campus Takeover’ mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai industri entertainment dan proses produksi konten, tetapi juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan para profesional di balik produksi POTE.
Dalam kegiatan tersebut, sesi talkshow bertajuk ‘From Story to Screen: The Journey of Horror Content in the OTT Industry’ menghadirkan sejumlah praktisi industri, dari sutradara Billy Christian, Head of AI Production at V+ Short Thaleb Wirachman Wahjudi, hingga produser film Oswin Bonifanz.
Sesi tersebut membahas perjalanan sebuah ide hingga menjadi tayangan di platform OTT, khususnya dalam pengembangan konten horror, termasuk proses kreatif, karakter, visual, atmosfer, hingga berbagai tantangan dalam proses produksinya.
Dalam sesi tersebut, perspektif mengenai proses pengembangan kemampuan aktor dan eksplorasi karakter juga menjadi bagian penting dalam memahami industri kreatif. Salah satunya, tentang pentingnya proses belajar melalui pengalaman langsung serta keberanian mencoba berbagai genre dan karakter.
“Menurut saya, menjadi aktor itu adalah proses learning by doing. Karena itu, saya selalu terbuka untuk menerima berbagai tawaran pekerjaan dan mencoba karakter-karakter yang berbeda,” ujar Daniel Ekaputra, aktor series POTE.
“Bukan hanya di genre action, tetapi juga mengeksplorasi genre lain seperti horor. Dari setiap karakter yang saya perankan, saya bisa terus belajar dan mengembangkan kemampuan sebagai aktor,” kata bapak satu anak tersebut menambahkan.
Thaleb Wirachman Wahjudi, Head of AI Production V+ Short mengungkapkan pandangannya mengenai pentingnya memperkenalkan industri OTT dan entertainment kepada generasi muda.
“Industri entertainment terus berkembang seiring perubahan teknologi dan perilaku audiens. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk tidak hanya memahami bagaimana sebuah konten dinikmati, tetapi juga bagaimana ide dan cerita dikembangkan menjadi karya,” katanya.
Thaleb menambahkan, “Kami berharap kegiatan seperti Campus Takeover dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang di industri kreatif sekaligus mendorong mereka berani mengeksplorasi ide dan menciptakan karya sendiri.”
VISION+ Campus Takeover juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung dari para praktisi mengenai dinamika industri OTT. Dalam sesi talkshow, turut dibahas bagaimana cerita horor dikemas agar tetap relevan dan memiliki nilai jual di penonton masa kini.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri