JAKARTA - Vision+ telah resmi bergabung dengan Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI). Usai bergabung, Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+ mengatakan bahwa Vision+ memiliki target untuk menciptakan sebuah industri yang lebih transparan, secara regulasi, dan bisnis proses.
Pasalnya, nanti AVISI akan menyinggung terkait dengan konten atau produksi di Over The Top (OTT) itu sendiri.
"Menyinggung pada konten produksi, konten distribusi dan konten treat. Itu jadi salah satu target kami mempermudahkan bisnis prosesnya," ujarnya saat ditemui usai Press Conference Launching AVISI di Visinema Pictures, Jakarta Selatan, Selasa (04/04/2023).
Selain konten, Vision+ juga memiliki target lain, yakni bekerja sama dengan beberapa pihak OTT. Termasuk untuk sama-sama mengatasi masalah pembajakan.

"Tapi kedepannya kami juga akan menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) untuk memajukan industri kreatif dalam branding pariwisata lokal," ujarnya.
Menurutnya, saat ini banyak lokasi yang digunakan untuk syuting di luar negeri maupun dalam negeri. Untuk itu pihaknya bergandeng dengan Parekraf agar bisa memberikan akses terkait lokasi syuting, sekaligus mempermudah izinnya.
"Hal tersebut menjadi salah satu target yang short term, mid term dan long term juga kepada kami dan para anggota yang ada di Vision+," terangnya.
Sementara itu Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Syaifullah Agam mengatakan, bahwa masing-masing OTT memiliki produksi originalnya sendiri yang masuk dalam industri kreatif di Indonesia.