Share

Sinopsis Film Force Majeure, Tak Selamanya Liburan Berujung Indah

Sukainah Hijarani, Okezone · Minggu 20 November 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 206 2710978 sinopsis-film-force-majeure-tak-selamanya-liburan-berujung-indah-6HedNiFmZH.jpeg Film Force Majeure (Foto: ist)

JAKARTA - Film Force Majeure karya dari sineas Ruben Ostlund yang dirilis tahun 2014. Kini bisa diakses lewat platform streaming KlikFilm mulai 7 November 2022. Force Majeure pun berhasil memenangi Golden Globe Awards dan BAFTA untuk Film Berbahasa asing terbaik.

Walaupun sempat dipandang sebelah mata oleh Komite Oscars. Tema film ini berkembang menjadi drama keluarga yang bikin kepikiran. Sang sineas menempatkan kita sebagai saksi kejadian suami kabur saat nyawa istri dan anak terancam.

Berawal dari pasangan suami istri Tomas (Johannes Bah Kuhnke) dan Ebba (Lisa Loven Kongsli) mengajak anak-anaknya, yaitu Vera (Clara Wettergren) serta Harry (Vincent Wettergren) untuk berlibur ke resor mewah French Alps. Liburan mereka tampak menyenangkan, Suatu pagi, mereka sarapan menghadap bukti berlapis es. Mendadak terdengar suara gemuruh sehingga salju longsor.

Film Force Majeure

Ketika salju dari ketinggian 50 meter mulai rontok, hingga nyaris menerjang restoran. Ebba pun refleks melindungi Vera dan Harry. Justru Tomas pergi membawa sarung tangan dan ponsel yang dipakai merekam longsoran salju.

Karena perilaku Tomas, Ebba pun naik pitam. Pertengkaran keduanya meledak di depan kamar hingga Vera dan Harry ketakutan. Force Majeure kian menggigit karena tak ada karakter antagonis.

Melihat Ebba, kita berempati. Vera dan Harry, kita maklum kenapa emosi mereka kian labil. Sementara kepada Tomas, penonton tak bisa benci melainkan penasaran dan bertanya, โ€œKenapa sih lo ngeles? Ada masalah psikiskah sampai kelakuan lo begini banget?โ€

Tipe drama ini yang tak butuh banyak pemain. Lantaran empat pemeran pendukung di luar lingkar keluarga Tomas muncul dengan sendirinya. Ada yang berfungsi sebagai pembanding hubungan dengan pasangan hingga merasakan impak sikap karakter utama.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Emosi penonton pun diaduk. Audiens dikondisikan memikirkan banyak hal sebelum membuat penilaian akhir terhadap para tokoh. Force Majeure dengan naskahnya yang kuat mengikat penonton sejak menit awal.

Pasalnya, hari pertama liburan, semua asyik. Hari kedua, semua yang indah berubah jadi buram lalu runyam. Force Majeure mengajari kita, rencana liburan memang selalu indah. Eksekusinya belum tentu. Ada faktor eksternal (yang biasanya) di luar kendali kita.

Bahkan saat liburan sifat asli seseorang biasanya tampak. Ada ego. Harapan. Kemampuan mengadjust kondisi yang tak sesuai rencana dan sebagainya. Semua ini tergambar gamblang dengan ending elegan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini