Ragukan Pernyataan Adam Deni, Jerinx SID Minta Ajukan Tes Poligraf

Lintang Tribuana, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 33 2531289 ragukan-pernyataan-adam-deni-jerinx-sid-minta-ajukan-tes-poligraf-sOdfshMOO8.jpg Jerinx SID (Foto: Lintang/MPI))

JAKARTA - Jerinx SID meminta tes poligraf atau uji kebohongan kepada majelis hakim karena meragukan pengakuan Adam Deni di persidangan terkait dugaan permintaan uang sebagai syarat untuk mencabut laporan.

Pemilik nama asli I Gede Ari Astina itu menyebut pernyataan Adam Deni soal uang sebesar Rp15 miliar saat proses mediasi di Hotel Raffles itu banyak yang tak sesuai fakta.

Baca Juga:

Adam Deni dan Pihak Jerinx SID Ribut di Persidangan, Hakim: Ini Bukan Pasar!

Kapok Terlibat Masalah Hukum, Jerinx SID: Saya Sudah Tobat

Jerinx SID


"Saya tahu persis dia berbohong. Saya minta untuk tes poligraf," kata Jerinx saat diberikan kesempatan berbicara di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2022).

"Kebanyakan salah, (pengakuan) yang pertemuan Raffles ," lanjutan.

Materi permintaan uang untuk pencabutan laporan saat proses mediasi itu memang menjadi pembahasan di persidangan. Kuasa hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso dengan Adam Deni bahkan sampai bersitegang dengan suara tinggi.

Ketika Sugeng ingin mengonfirmasi soal uang pelicin mediasi untuk pencabutan laporan, Adam Deni membantah tegas. Dia mengaku hanya tidak ingin mencabut laporan dengan nominal berapapun.

Sugeng yang sempat tak terima kemudian melontarkan pertanyaan lagi hingga membuat Adam Deni tampak geram.

"Jadi kenapa?," tanya Sugeng.

"Saya tidak mau," sambungnya.

"Siapa yang menyediakan fasilitas Hotel Raffles?," tanya Sugeng lagi

"Saya sendiri, transaksinya ada di sini," ucap Adam dengan nada tinggi.

"Berapa nilainya?," ucap Sugeng.

"Ayok...ini makin nggak nyambung pak, jujur!," kata Adam Deni dengan nada tinggi.

Gara-gara ribut saat sesi tanya jawab soal uang permintaan uang mediasi sebesar Rp15 miliar, hakim ketua sampai menegur Kuasa Hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso dan Adam Deni yang memberi keterangan sebagai saksi.

"Saya sudah sempat saya ketok palu, saudara harus diam," kata hakim ketua.

"Jangan bikin suasana ini makin keruh. Ada hukum acara yang mengatur jangan emosi di sini, hormati persidangan yang diatur dalam hukum acara pidana," tambahnya.

Jerinx telah didakwa melakukan pengancaman yang mengandung unsur kekerasan terhadap pegiat media sosial Adam Deni. Atas situasi ini, Jerinx pun dijerat Pasal 29 Jo Pasal 45 B UU ITE serta Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE.

Pelaporan Adam Deni bermula ketika keduanya cekcok soal teori sang musisi yang mengklaim kalangan selebriti mengendorse COVID-19. Puncaknya, Jerinx mengamuk karena akun Instagram pribadinya raib. Dia diduga melakukan ancaman kepada Adam Deni melalui sambungan telepon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini