Share

Dipaksa Berimajinasi, Tantangan Dikta di Film Vidkill

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 206 2512348 dipaksa-berimajinasi-tantangan-dikta-di-film-vidkill-8R6WZg5CrA.jpeg Dikta di film Vidkill (Foto: Film Vidkill)

JAKARTA - Dikta mencoba mengeksplorasi kemampuan aktingnya. Terbaru, Dikta berakting dalam film bertajuk Vidkill.

Dikta, yang memerankan tokoh Theo di film ini, mengaku mengalami kesulitan berakting di film ini. Sebab, ia dipaksa berimajinasi karena berakting minim lawan main karena tak satu lokasi.

Baca Juga:

Cerita Dikta Debut Perdana di Genre Film Thriller

Blakblakan, Ini yang Membuat Febby Rastanty Nyaman Bersama Dikta

Film Vidkill

"Kesulitan utama berperan di Vidkill adalah harus berakting dengan kamera, tanpa lawan main. Saya lebih banyak explore dan berimajinasi, saya selalu berpikir bertemu orang jahat terus," ujar Dikta dalam gala premier Vidkill.

Senda dengan Dikta, Shindy Huang juga mengaku sangat menantang berakting di film Vidkill ini." Sangat menantang sekali berakting di film Vidkill, karena kita tidak beradu akting dalam satu area. Buat aku, ini sangat menantang sekali, karena benar-benar harus terus berimajinasi," ungkapnya.

Lawan main Dikta, Estelle Linden mengungkapkan, kalau dirinya sangat tertarik dengan konsep film ini." Ini adalah film bergenre thriller pertama saya, dan saya menikmati setiap momen berakting di film ini. Saya hanya berharap semoga penonton film Vidkill juga bisa menikmati ketegangan yang dihadirkan film ini," jelasnya.

Film Vidkill yang menandai kembalinya Max Pictures ke kancah dunia perfilman Indonesia usai vakum akibat pandemi Covid 19, akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 9 Desember 2021.

Film berjudul Vidkill ini disutradarai oleh Dyan Sunu, yang baru pertama kali menggarap film bergenre thriller.

"Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Max Pictures yang telah memberi kesempatan saya menggarap film ini. Ide dari film ini, adalah keadaan yang ada disaat pandemi Covid-19, yang membuat kita terbiasa dengan video call dan semacamnya. Jadi saya membuat konsep film dengan video call. Ini merupakan kontribusi kecil saya untuk dunia film Indonesia. Semoga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat," ujarnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini