Sineas Berharap PEN Film Tumbuhkan Ekonomi Perfilman Tanah Air

Siska Permata Sari, Jurnalis · Minggu 05 Desember 2021 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 05 206 2512328 sineas-berharap-pen-film-tumbuhkan-ekonomi-perfilman-tanah-air-ikebEBoWwd.jpg Ilustrasi Film (Foto: Pexel)

JAKARTA - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di bidang perfilman atau disebut PEN Film telah mengumumkan sederet rumah produksi dan komunitas film penerima bantuan. Ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membantu industri perfilman di tengah situasi Covid-19.

Adanya program tersebut turut diapresiasi para penggiat film di Indonesia. Salah satunya seorang produser film pendek asal Malang, Arfan Adhi Perdana.

Baca Juga:

Lagu Akad Karya Is Pusakata Diangkat ke Layar Lebar

PEN Film Bangkitkan Industri Perfilman di Tengah Pandemi Covid-19

PEN Film

Dia menilai, program PEN Film ini dapat membantu para pekerja film di masa pandemi Covid-19. Sebab, banyak dari para pekerja film yang ekonominya terpuruk akibat pandemi yang sudah berjalan hampir dua tahun ini.

“Terutama untuk teman-teman yang di bagian produksi ya, kalau enggak syuting, penghasilan tentu berkurang. Begitu juga rental yang menyewakan alat-alat syuting, itu juga enggak bisa jalan, enggak bisa hidup,” kata Arfan saat dihubungi MNC Portal, Minggu (5/12/2021).

Dia berharap, program PEN Film ini dapat terus dijalankan untuk menumbuhkan industri perfilman di Tanah Air. “Semoga bantuan seperti ini bisa menjadi program reguler dan tiap tahun ada, agar teman-teman yang lain juga bisa terbantu menghidupkan lagi ekonominya. Tidak hanya bagi para pekerja film, tetapi juga ekosistem filmnya,” ujar dia.

Arfan sendiri telah merasakan dampak adanya program tersebut. Rumah produksi yang menaunginya, CV Confidemus Creative Media, menjadi salah satu yang berhasil lolos seleksi untuk menerima bantuan pemerintah produksi film Indonesia di kategori film pendek oleh PEN Film. Bantuan tersebut guna membuat film pendek produksinya yang berjudul ‘Jangka Kala’.

Menariknya, film pendek ini akan memperlihatkan keindahan pantai-pantai di Malang, Jawa Timur. Sebab, film yang disutradarai oleh Destian Rendra ini mengambil lokasi syuting di pantai-pantai yang terletak di Malang yakni Pantai Clungup, Pantai Tiga Warna, dermaga perahu Kondang Buntung, dan pelabuhan ikan Sendang Biru.

Tak hanya itu, dalam pembuatan film ini, pihaknya juga bekerja sama dengan Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru selaku pengelola Destinasi Ekowisata CMC Tiga Warna.

“Dalam membuat film pendek ini, kami melibatkan aktor-aktor dari Malang Raya, kru-nya juga dari Malang Raya, dan setting kami pun mewakili Malang Raya. Mungkin, harapan kami juga dengan film ini, maka semakin banyak orang lagi yang lebih mengenal destinasi-destinasi di Malang, seperti Pantai Tiga Warna, Pantai Clungup. Selain itu, mudah-mudahan juga bisa membantu masyarakat lokal di sekitar sini untuk kelak menumbuhkan ekonomi di sektor wisata di Malang,” harap Arfan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini