Udara Jadi Tantangan Bryan Domani Syuting Film Merindu Cahaya De Amstel

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 206 2497821 udara-jadi-tantangan-bryan-domani-syuting-film-merindu-cahaya-de-amstel-PhtJwLEDWe.jpg Bryan Domani (Foto: MPI)

JAKARTA - Film drama religi Merindu Cahaya De Amstel mengisahkan tentang seorang gadis Belanda bernama Khadija Vanhooven yang memeluk islam. Dari penggalan kisah ini pun bisa ditebak bahwa Belanda menjadi latar tempat dari film karya Hadrah Daeng Ratu.

Salah satu pemain dalam film tersebut, Bryan Domani menceritakan tantangan selama dirinya menjalani syuting di Belanda.

Baca Juga:

SIN Extended Tayang, Mawar Eva de Jongh Sumringah

4 Gaya Megan Domani Pakai Kaos Ketat Putih Bikin Gagal Fokus

Film Merindu Cahaya de Amstel


Cuaca dingin harus dirasakan oleh para pemain termasuk juga Bryan. Walaupun Bryan sudah terbiasa dengan udara dingin, baginya suhu dingin di Belanda agak berbeda.

"Aku sebenarnya biasa dengan dingin tapi karena disana dinginnya dingin angin jadi nusuk banget. Suhu normal nya tujuh derajat tapi tiba-tiba pas angin berhembus bisa sampai minus" ujar Bryan Domani.

Dalam film tersebut Bryan berperan sebagai Nico, pria Indonesia yang sudah lama tinggal di Belanda. Bryan ingin benar-benar menghayati peran tersebut dan mencoba melakukan beberapa adegan tanpa menggunakan sarung tangan. Ternyata tetap saja ia tidak kuat dengan suhu dingin saat itu.

"Dan itu kan aku ceritanya (dalam film) sudah tinggal lama di Belanda, aku udah sok-sok an gak pakai sarung tangan. Ternyata selama adegan naik sepeda atau jalan jalan, tangan aku bisa kaku lama banget karena dingin banget" lanjutnya.

Ada satu kejadian unik saat syuting yang tidak bisa dilupakan oleh Bryan. Hal ini berkaitan dengan hembusan angin di Belanda pada saat itu yang sangat kencang.

"Ada satu adegan dimana kita syuting itu anginnya lumayan banget, aku gak bercanda ya aku naik sepeda tuh kedorong, kamera keangkat saking kencang anginnya" kata Bryan mengenang masa-masa syuting Merindu Cahaya de Amstel.

Selain itu, Bryan mengatakan ia dan rekan-rekan pemain lainnya selalu menggigil sebelum mulai berakting di depan kamera.

"Aku inget sebelum kita take pasti kita selalu menggigil . Jadi mungkin kalau ada getaran suara antara pemain karena memang cuacanya lumayan gak terbiasa" lanjut Bryan.

Dalam mengatasi kedinginan pun Bryan mengaku banyak cara yang dilakukan salah satunya membawa botol berisi air panas.

"Aku pakai heat pack, tapi lama lama heat pack jadi gak ada rasanya. Terus juga dikasih botol isi air panas, tapi air panas itu panasnya cmn satu menit lalu harus diisi lagi kemudian dibuang lagi .

Selalu minum air hangat juga pastinya. Kita juga kumpul berdekatan pakai jaket, jadi ya gitu cara mengatasinya" ujar Bryan.

Beruntung Bryan tetap dalam kondisi sehat selama proses syuting. Dirinya juga mengatakan selalu berusaha fokus ketika mulai berakting di depan kamera meskipun cuaca tidak bersahabat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini