Hobi Cover, Ini Cara Mario Kahitna Hormati Pemilik Lagu

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 02:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 205 2467177 hobi-cover-ini-cara-mario-kahitna-hormati-pemilik-lagu-ouokC4Pto1.jpg Mario Kahitna (Foto: IG Mario Kahitna)

JAKARTA - Mario Ginanjar, vokalis Kahitna turut menyoroti maraknya cover lagu di media sosial. Sederet permasalahan muncul dari maraknya penyanyi yang meng-cover lagu dan diunggah di media sosial.

Dalam praktiknya tidak gampang bagi kreator untuk menghubungi dan mengurus lisensi sinkronisasi dengan penerbit lagu. Untuk mengatasi masalah ini, YouTube menyediakan sistem yang disebut Content ID atau sidik jari digital yang akan menganalisis setiap video yang diunggah melalui YouTube untuk menentukan apakah video tersebut mengandung material dengan hak cipta, mulai dari rekaman audio, komposisi, sampai dengan video.

Baca Juga:

Ingin Jadi Pengobat Sakit Hati, Mario Ginanjar Lahirkan Lagu Jangan Ganggu

Mario 'Kahitna': Perempuan Cantik Enggak Wangi, Ada Minusnya

Mario Kahitna

Maka dari itu, adanya sistem Content ID, YouTube akan secara otomatis mengklaim sebuah video atas nama sang pemegang hak cipta. Dengan adanya Content ID, jika seseorang mengunggah lagu cover, YouTube akan tahu bahwa yang bersangkutan bukanlah pemegang hak cipta lagu tersebut. Penerbit lagu sebagai pemegang hak cipta dapat mengklaim lagu tersebut dan semua hasil dari video tersebut akan menjadi milik penerbit lagu, bukan kreator.

Melihat kondisi yang kurang memberi motivasi dan insentif bagi kreator untuk berkarya, V-Entertainment, bagian dari platform kolaborasi industri hiburan terbesar di Indonesia Eventori, meluncurkan inisiatif VID (Virtual Indonesia Validation and Distribution) yang akan menjembatani kreator dengan penerbit lagu sehingga para kreator mendapat ruang kebebasan dan perlindungan dalam memproduksi lagu cover.

"Alasan saya bergabung adalah sebagai penghormatan kepada para idola saya dari zaman dulu. Melalui VID saya bisa membuat cover lagu-lagunya secara resmi,” ujar Mario Ginanjar, vokalis Kahitna, yang bergabung sebagai kreator di program VID.

“Kami menjembatani kreator dengan publisher dengan menyediakan katalog lagu-lagu yang telah diurus lisensi sinkronisasinya. Kreator cukup menghubungi kami untuk mengetahui lagu-lagu mana yang bisa dibuat cover tanpa khawatir masalah hak cipta. Mereka juga akan menerima bagi hasil dari monetisasi YouTube. Semuanya didasarkan pada kerja sama yang transparan sehingga baik kreator dan publisher mendapatkan manfaat dari sebuah konten cover yang diunggah di YouTube,” papar Ivan Edbert, Manajer Bisnis V-Entertainment dalam syukuran peluncuran program VID di kantor Eventori.

Pada tahap awal, Ivan melanjutkan, V-Entertainment telah menjalin kerja sama dengan label rekaman Aquarius Pustaka Musik dan Demajors Independent Music Industry sebagai pemilik Content ID. Dalam semangat kolaborasi, diharapkan para musisi dan kreator konten yang tergabung dalam inisiatif VID dapat selain mendukung dengan cara saling mention, swipe up, atau pemanfaatan fitur-fitur media sosial lainnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini