Usai Vaksin Covid-19, Jerinx Bersumpah Tidak Diendorse

Siska Permata Sari, Jurnalis · Senin 16 Agustus 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 16 33 2456345 usai-vaksin-covid-19-jerinx-bersumpah-tidak-diendorse-iWnT7OjMtF.jpg Jerinx SID dan Nora (Foto: IG Nora)

JAKARTA - Drummer Superman Is Dead (SID) Jerinx baru saja menerima vaksin Covid-19 dosis pertama pada Minggu (15/8) kemarin. Hal tersebut membuat netizen heboh lantaran musisi asal Bali itu terkenal dengan berbagai teori konspirasi seputar Covid-19 di akun media sosialnya.

Berbagai reaksi diungkapkan netizen lewat media sosial. Ada yang menyambutnya sebagai kabar gembira, namun tak sedikit yang berkomentar negatif terkait hal tersebut.

Baca Juga:

Jerinx Akhirnya Mau Divaksin, Epidemiolog Berharap Diikuti Para Pengikutnya

Dikritik setelah Vaksin, Jerinx SID: Saya Tak Pernah Bilang Antivaksin

Jerinx dan Nora Alexandra

Menanggapi komentar sinis netizen, Jerinx menuliskan keluh kesahnya di media sosial Instagram barunya. “Memilih divaksin dihujat setengah negara. Belum divaksin eh dihujat oleh setengahnya lagi,” kata pemilik nama asli I Gede Ari Astina itu dikutip dari Instagram, Senin (16/8/2021).

Lewat postingan barunya, dia menjelaskan bahwa proses vaksinasinya di Polda Metro Jaya kemarin bukanlah paksaan. Dia juga menegaskan dan bersumpah jika dirinya tidak dibayar atau diendorse siapapun untuk mendapatkan vaksin Covid-19 merek Sinovac.

Pernyataan tersebut, diketahui untuk menjawab selentingan komentar miring netizen. “Saya divaxx (divaksin) tidak ada yang maksa juga. Proses vaksinasi saya lakukan dengan suka rela atas inisiatif sendiri. Sekali lagi saya BERSUMPAH saya TIDAK ada dibayar/diendorse utk ini,” tulisnya.

Musisi 44 tahun itu kembali menegaskan sekali lagi bahwa dia bukan anti-vax atau antivaksin. “Saya tidak anti vaxx. Saya anti otoritarianisme dan fasisme,” imbuh dia.

Suami Nora Alexandra ini juga secara tidak langsung mengajak pengikutnya untuk divaksin. Namun, dia menganjurkan untuk terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter, terutama jika mempunyai riwayat penyakit tertentu.

“Makin banyak referensi dan diskusi akan makin baik. Karena di akhir nanti, banyak dari kita memang benar2 mesti divaksin karena tidak punya pilihan lain (sama konsepnya dgn retorika rasisme) selain divaxx utk bisa survive dan kembali menafkahi keluarganya,” tulis dia.

“Carilah vaxx teraman utk saat ini; sinovac. Dan ingat jangan buru2, SELALU konsul dulu dengan Dokter kepercayaan anda. Manusia TIDAK SEMUANYA bisa divaxx,” kata Jerinx.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini