Bintangi I Will dan Survive, Onad: Ini Ganggu Psikis

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 01:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 18 206 2442317 bintangi-i-will-dan-survive-onad-ini-ganggu-psikis-qwICO2KFc0.jpg Film I Will and Survive (Foto: Ist)

JAKARTA - Onadio Leonardo kembali membintangi satu film di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, pria yang akrab disapa Onad itu membintangi film bergenre thriller berjudul I Will dan Survive.

Menurut Onad, film ini sesuai judul dan genre. Bahkan film tersebut bisa mengganggu psikis sang penonton karena menghadirkan gambar mencekam.

"Harapan gw gak muluk-muluk yah. Semoga ini bisa jadi alternatif kalian sebagai penonton yang kangen ke bioskop. Film ini prepare-nya mateng banget dan gw optimis ini film kayaknya bisa ganggu psikis kalian," ungkap Onad.

Baca Juga:

Onad Konsultasi Film Dewasa ke Adella Wulandari

Omar Daniel, Onadio dan Morgan Oey Tampil Mencekam di I Will dan Survive

I, Will, dan Survive

Dalam film ini, Onad beradu akting dengan Morgan Oey. Morgan yang berperan sebagai Andra mengaku banyak mendapatkan tantangan.

" Selain fisik, psikologis juga ditempa banget. Karena 80% film saya "main" sendiri. Andra (nama karakter film) itu ceritanya sedang ada problem rumah tangga. Ketika sedang MTB-an sendiri untuk menenangkan diri, dia jatuh ke dalam hutan dan mengalami patah tulang. Nah, disitu tantangannya. Gimana cara Andra bisa bertahan hidup di kondisi seperti itu," terangnya.

Sedangkan Omar Daniel mengaku menemukan pengalaman baru menggunakan pistol di film I." Saya memerankan tokoh Sanjaya yang memiliki dendam atas kematian istrinya. Disini saya harus menggunakan senjata api, dan ini sebuah pengalaman luar biasa, karena ini pertama kali saya menggunakan senjata api. Saya berharap film ini akan menjadi penghibur disaat bioskop sedang tutup," tutupnya.

Film trilogi I, Will, dan Survive yang disutradarai oleh Anggy Umbara ini tayang serentak pada tanggal 16 Juli 2021, eksklusif hanya di platform digital KlikFilm. " Mungkin belum pernah dibuat di Indonesia film sekeras dan sebrutal inj, dan nilai-nilai yang diangkat juga cukup tajam dan dalam. Jadi kita membawa seluruh cerita ini, agar kita bercermin atau merefleksikan diri terhadap kejadian di sekeliling kita," ujar Anggy.

Direktur KlikFilm, Frederica mengungkapkan, bagaimana KlikFilm terus berbenah dan terus menghadirkan film-film bagus." Kami selalu berusaha untuk menghadirkan film-film bagus dengan kualitas baik. Bukan hanya film-film.luar, tapi film-film produksi KlikFilm juga selalu mengedepankan kualitas yang baik," terangnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini