Elsa yang menangis sambil berteriak dan ingin melepas infus yang ada di tangannya, membuat mama Sarah akhirnya berusaha menghubungi dokter dan suster. Bahkan, pihak rumah sakit sampai harus menjadwalkan psikiater untuk membantu kondisi psikologis Elsa.
Tak tega dengan kondisi Elsa, mama Sarah pun memohon pada Nino untuk datang ke rumah sakit. Namun kehadiran Nino untuk menjenguk Elsa sama sekali tidak mampu untuk mengubah keadaaan, apalagi rasa sakit hati Nino usai mengetahui beberapa bukti yang mengarah pada perselingkuhan istrinya dengan Ricky.
Kehadiran Nino yang hanya sebentar, membuat Elsa semakin sakit hati lantaran suaminya menolak dirinya yang ingin pulang ke rumah usai kembali dari rumah sakit. Bahkan permintaan Elsa untuk Nino tak meninggalkannya juga diabaikan oleh suaminya.
Sementara itu, papa Surya, Al, dan Andin terlihat datang ke rumah sakit usai mendapat kabar dari mama Sarah terkait kondisi Elsa. Melihat Aldebaran, mama Sarah terlihat salah tingkah dan meminta izin untuk ke kamar mandi.
Melihat hal itu, Aldebaran sontak mengikuti mertuanya hingga ke depan pintu kamar mandi. Ia bahkan mengatakan pada mertuanya, bahwa tak ada seorangpun yang bisa menghalangi penyelidikannya terkait kematian Roy.
Di sisi lain, mama Rosa terlihat mengajak Reyna untuk berkunjung ke supermarket. Disana, keduanya terlihat bertemu dengan mama Karina yang stress akibat rumah tangga Nino dan Elsa yang hampir hancur lantaran perselingkuhan.
Pada kesempatan itu, mama Karina sempat mencurahkan hatinya pada mama Rosa. Dalam hatinya, mama Rosa terlihat mengasihani peristiwa yang dialami oleh sahabat SMA nya, namun juga bersyukur bahwa tudingannya terkait Andin berselingkuh, membuat Aldebaran kini hidup bahagia.
Elsa terlihat masih menangis usai Nino pergi, dan langsung berusaha untuk ditenangkan oleh papa Surya. Andin yang ikut masuk ke dalam ruang perawatan terlihat menanyakan keadaan Elsa dan dijawab dengan sinis oleh adiknya.