Andin Ngidam Martabak, Aldebaran Pusing

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 18 Mei 2021 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 598 2411434 andin-ngidam-martabak-aldebaran-pusing-2syQTnGt2A.jpg Aldebaran Ikatan Cinta (Foto: MNC Pictures)

JAKARTA - Sinetron Ikatan Cinta episode 277 semakin menggemaskan. Setelah ngidam cincau, kali ini Andin (Amanda Manopo) mengidamkan martabak yang dijual di gerobakan pinggiran jalan.

Saat itu Andin, Aldebaran (Arya Saloka), Reyna (Fara Shakila) dan suster Mirna (Chika Waode) dalam perjalanan pulang menuju rumah. Tiba-tiba Andin melihat gerobak martabak, dan merengek kepada suaminya.

"Mas martabak," kata Andin seperti dikutip dari tayangan Ikatan Cinta.

Baca Juga:

Arya Saloka Pakai Hoodie Rp14 Jutaan, Netizen: Mumet Lihat Harganya!

Heboh Wajah Amanda Manopo Baru Bangun Tidur dengan Rambut Berantakan, Netizen: Masih Cakep Aja!

Sinetron Ikatan Cinta

Aldebaran mulai pusing karena Andin kembali ngidam jajanan kaki lima. Ia takut kalau makanan tersebut tidak bersih, dan akan berpengaruh terhadap kandungan istrinya.

Kemudian Mirna ingat, kalau dulu saat satu sel Andin juga ngidam yang sama, yaitu ingin martabak.

"Din, kok sama ya lo ngidamnya kaya waktu di sel. Pengen martabak," kata Mirna.

Lalu Andin menceritakan ketika ia hamil di tahanan, dirinya ngidam martabak. Minta tolong kepada Nino (Evan Sanders) yang saat itu masih suaminya, malah ditolak dan ngidamnya pun tidak tercapai.

Mendengar cerita Andin yang menyedihkan, karena dulu saat hamil di sel ia mengidam martabak belum tercapai, akhirnya Aldebaran mengalah dan mau membelikan Andin martabak.

"Ya udah, saya beliin," ujar Aldebaran.

Setelah sesampainya di depan gerobak martabak, ternyata tutup. Tapi Aldebaran tidak menyerah, ia langsung menelpon penjual martabak yang tertera di gerobak tersebut.

Akhirnya dengan berbagai drama, mulai dari penjual martabak yang hampir menolak permintaan Aldebaran, hingga akhirnya Andin tertidur karena sudah terlalu lama menunggu suaminya itu.

Setelah dibangunkan, kemudian Andin bangun dan menyantap martabak sambil menangis terharu. Akhirnya ngidamnya saat di sel saat ini bisa tercapai.

"Aku pernah hamil sebelumnya, ngidam martabak, enggak ada yang peduli. Sekarang bisa makan," terang Andin.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini