Share

Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Yonggi Mikama: Kita Taati Saja

Lintang Tribuana, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 33 2403035 pemerintah-larang-mudik-lebaran-yonggi-mikama-kita-taati-saja-EDzzfrHrXs.jpg Yonggi Mikama (Foto: Instagram/@yonggimikama)

JAKARTA - Penyanyi Yonggi Mikama turut menanggapi soal larangan mudik lebaran 2021 dari pemerintah. Aturan ini berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penularan covid-19.

Menurut Yonggi, keputusan larangan mudik dari pemerintah sepatutnya diikuti. Apalagi, hal ini juga dirancang demi kebaikan masyarakat Indonesia.

Yonggi Mikama

"Untuk larangan mudik sejauh ini apa yang sudah tercetus, jadi keputusan pemerintah kita taati saja. Karena kita warga negara, pemerintah menjalankan tugasnya, udah ada bagian masing-masing," ujar Yonggi dalam live Instagram bersama Celebrites.id, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga:

- Raditya Dika: Bekerjalah dengan Cerdas Hingga Tetangga Mengira Kamu Memelihara Babi Ngepet

- Kena Flu Singapura, Paula Verhoeven Panik Lihat Bintik Merah di Tubuh Kiano

Namun, pelantun Ku Cemburu Buta ini juga mengimbau agar publik lebih jeli dalam menerima informasi seputar pelarangan mudik lebaran.

"Tetapi lihat kiri dan kanan juga. Artinya memfilter informasi yang masuk. Kalau benar, seberapa benar sih ini? Gitu aja sih," tuturnya.

Menurut Yonggi, masih ada opsi lain yang bisa digunakan masyarakat sebagai sarana silaturahmi.

"Sekarang udah ada HP, bisa video call atau kayak gini (live Instagram) bisa mendekatkan yang jauh," imbuhnya.

Yonggi sendiri sudah lama tak mudik ke kampung halamannya di Pekanbaru, Riau. Pasalnya, keluarganya di kampung sudah diboyong tinggal bersamanya, yang berkarier di ibukota.

Seperti diketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) mengeluarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Larangan Mudik

Surat Edaran ini mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Mulai H-14 peniadaan mudik periode 22 April-5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik pada periode 18 Mei-24 Mei 2021. Sementara masa peniadaan mudik tetap berlangsung selama periode 6-17 Mei 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini