Ceritanya mengangkat realita kehidupan bahwa pada zaman yang sudah modern ini masih banyak yang percaya akan dunia mistis terutama pesugihan. Selama ini banyak masyarakat kita yang datang ke makam imam besar dengan tujuan berharap dapat kekayaan,” ujar Rofiq Ashari, produser dari film Musyrik.
Sahila Hisyam mengaku pengalaman akting di film ini menjadi salah satu cerita yang tak terlupakan olehnya. Sebab, ia merasakan betul fenomena pesugihan di masyarakat Indonesia.
"Ini film horror yang kesekian sih, tapi film ini berarti bukan yang pertama juga, bedanya ceritanya lebih menonjolkan tentang Indonesia, jadi lebih excited banget ceritanya. Dengan budaya Indonesia yang kental dan niat banget, jadi film ini pingin bener-benar merubah penampilan. Gimana caranya biar keliatan jadi orang kampung dan bukan orang kota. Ceritanya tidak dideskripsikan ceritanya dari daerah mana, hanya tentang cerita di Jawa. Jenis film ini dibedakan dari jenis horornya, horornya bisa dibilang klenik, kaya pesugihan gitu, sebelumnya juga pernah main horor, tapi horornya horror biasa, bukan tentang pesugihan, ini cerita horor yang tradisional,” kata Sahila.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri