Babi Ngepet Viral, Ini Film yang Bahas Pesugihan di Indonesia

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 02:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 206 2402497 babi-ngepet-viral-ini-film-yang-bahas-pesugihan-di-indonesia-1ZBoFPyYpf.jpeg Film Musyrik (Foto: IST)

JAKARTA - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan isu babi ngepet yang ditangkap warga Depok, Jawa Barat. Sontak, isu babi ngepet menjadi buah bibir warganet.

Di industri film, fenomena masyarakat Indonesia menjadi cerita yang layak diangkat ke layar lebar. Kisah babi ngepet, dan pesugihan kerap menjadi tema film horor yang dijadikan tontonan masyarakat Indonesia.

Terbaru, WD Entertainment mengangkat tema pesugihan di Indonesia dalam film berjudul Musyrik (Dosa Terkutuk). Film ini dibintangi sederet aktor ternama seperti, Wulan Guritno, Sahila Hisyam, Bisma Mulia, Mathias Muchus, Moammar Emka, Inggrid Widjanarko dan lainnya.

Baca Juga:

Kaitkan Tetangga dengan Viral Babi Ngepet, Ibu Ini Minta Maaf

Viral Babi Ngepet di Depok, Video Ibu Ini Malah Bikin Netizen Makin Heboh

Film Musyrik


Ceritanya mengangkat realita kehidupan bahwa pada zaman yang sudah modern ini masih banyak yang percaya akan dunia mistis terutama pesugihan. Selama ini banyak masyarakat kita yang datang ke makam imam besar dengan tujuan berharap dapat kekayaan,” ujar Rofiq Ashari, produser dari film Musyrik.

Sahila Hisyam mengaku pengalaman akting di film ini menjadi salah satu cerita yang tak terlupakan olehnya. Sebab, ia merasakan betul fenomena pesugihan di masyarakat Indonesia.

"Ini film horror yang kesekian sih, tapi film ini berarti bukan yang pertama juga, bedanya ceritanya lebih menonjolkan tentang Indonesia, jadi lebih excited banget ceritanya. Dengan budaya Indonesia yang kental dan niat banget, jadi film ini pingin bener-benar merubah penampilan. Gimana caranya biar keliatan jadi orang kampung dan bukan orang kota. Ceritanya tidak dideskripsikan ceritanya dari daerah mana, hanya tentang cerita di Jawa. Jenis film ini dibedakan dari jenis horornya, horornya bisa dibilang klenik, kaya pesugihan gitu, sebelumnya juga pernah main horor, tapi horornya horror biasa, bukan tentang pesugihan, ini cerita horor yang tradisional,” kata Sahila.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini