X&Y, Film Berformat Vertikal Pertama di Indonesia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 206 2387415 x-y-film-berformat-vertikal-pertama-di-indonesia-IrVzEGYMEm.jpg Film X&Y (Foto: Studio Antelope)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat sejumlah bioskop belum bisa dibuka. Akibatnya, cara orang menikmati film Indonesia pun berubah. Karena tak lagi bisa pergi ke bioskop, banyak dari mereka yang menyaksikan film melalui smartphone.

Merespons hal tersebut, TikTok Indonesia dan Studio Antelope pun berkolaborasi untuk meluncurkan film pendek dalam format vertikal. Film berjudul X&Y tersebut sudah tayang sejak Senin 29 Maret dan akan berlanjut hingga 4 April 2021.

Baca Juga:

Gandeng Perguruan Tinggi, LSF Kampanye Budaya Sensor Mandiri

Hari Film Nasional, Dokumenter Rock Metal Indonesia Dihadirkan

X&Y

"Ini sudah masuk episode ketiga. Sejak melihat tren perfilman Indonesia yang berubah sejak pandemi, kemudian jadi banyak film makers yang memberanikan diri memposting filmnya di platform," tutur Jason Iskandar, sutradara film "X&Y" yang juga pendiri Studio Antelope dalam wawancara eksklusif bersama MNC Portal Indonesia pada Rabu (31/3/2021).

Jason menyebut kolaborasi dengan salah satu platform media sosial untuk memberinya tantangan sekaligus kesempatan dalam membuat film dengan format yang lebih ramping.

"Yang paling menantang itu format vertikalnya sendiri. Dan saya merasa dipercaya dan diberi kebebasan untuk banyak mengeksplorasi. Mulai dari cerita, framing vertikal, sehingga kita bisa dapat insight yang menarik," bebernya.

Sementara itu, film X&Y sendiri merupakan film pendek bergenre romance. Ini mengangkat cerita romansa tentang Omar, merepresentasikan sumbu Y ternyata memendam rasa kepada Winda, si sumbu X yang ternyata mempunyai langkah ke arah yang berbeda.

Film ini dibintangi oleh Jourdy Pranata yang berperan sebagai Omar, dan Arawinda Kirana sebagai Winda yang beberapa waktu lalu terpilih sebagai Aktris Pendatang Baru Terpilih di Piala Maya 2021.

"Pokoknya cerita ini relate banget deh sama semua orang. Semua orang juga kan pasti punya pengalaman terkait patah hati, jatuh cinta, dan hal-hal lain yang terdapat di film X&Y ini," tukasnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini