Gandeng Perguruan Tinggi, LSF Kampanye Budaya Sensor Mandiri

Lintang Tribuana, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 206 2387230 gandeng-perguruan-tinggi-lsf-kampanye-budaya-sensor-mandiri-vRR6AdmdVo.jpg Lembaga Sensor Film (Foto: Lintang/Okezone)

JAKARTA - Lembaga Sensor Film (LSF) memperkuat sinergi dan kerja sama melalui Nota Kesepakatan Bersama (MoU) dengan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta.

Menurut Ketua LSF Rommy Fibri Hardiyanto, sinergi ini akan memperkuat dunia perfilman. Masyarakat yang diwakilkan insan perguruan tinggi diharapkan menjadi tonggak Gerakan Budaya Sensor Mandiri.

“Kerjasama ini diharapkan akan mendukung sosialisasi sensor mandiri menjadi gerakan nasional,” ujar Rommy di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga:

 Atap Gedung Ambruk, Pekerja Lembaga Sensor Film Pindah ke Kemendikbud   

Sempat Diprotes Mahasiswa, Film Dilan 1991 Akhirnya Tayang di Makassar

LSF

 

Sensor mandiri adalah upaya agar masyarakat memilih tontonan sesuai klasifikasi usia. Program ini sebenarnya sudah digencarkan sejak periode kepemimpinan LSF sebelumnya.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid menambahkan bahwa upaya ini dilakukan agar tak membatasi kreatifitas insan perfilman dalam berkarya. Maka itu, masyarakat pun diharapkan melakukan sensor mandiri.

"Harus ada kesadaran dari masyarakat, harus ada kesadaran dari kita semua untuk menjaga dan membentengi apa yang kita tonton," ungkapnya.

Penandatanganan Nota Kesepakatan ini dilakukan oleh LSF dengan 21 Perguruan Tinggi. Di antaranya ada Akademi Film Yogyakarta, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, dan Universitas Islam Malang.

Ruang lingkup kerjasama ini diantaranya berkaitan dengan penguatan regulasi dan kegijakan, advokasi dan pemantauan, penelitian dan pertukaran

informasi, penempatan mahasiswa magang, pengabdian masyarakat, kuliah umum, workshop dan diskusi ilmiah lainnya, serta pemanfaatan sumber daya manusia, fasilitas sarana dan prasarana untuk kepentingan percepatan sosialisasi Gerakan Budaya Sensor Mandiri.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini