Ketua Badan Perfilman Indonesia, Chand Parwez pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas respons cepat pemerintah. Dia juga mengungkapkan pihaknya siap bekerjasama untuk menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang untuk kembali memajukan film Indonesia.
"Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia kembali berjaya di bioskop dan menempati hati penonton tercintanya," kata Chand Parwez dalam keterangan resminya, Rabu (10/3/2021).
"Bagi kami film Indonesia adalah bakti kami untuk negeri dan kami siap bekerjasama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama pemerintah," imbuhnya.
Industri perfilman Indonesia diketahui menduduki peringkat sepuluh dunia sebagai pasar film terbesar di dunia sebelum pandemi. Film Indonesia memiliki nilai sebesar 500 juta dollar AS di akhir tahun 2019. Kini perfilman pun menderita penurunan sebesar 97 persen di kala pandemi sepanjang tahun 2020.
(aln)