Video tersebut kemudian viral hingga menuai hujatan publik dunia maya. Tak ingin masalah itu berkepanjangan, Sarah Keihl kemudian menghapus videonya dan memberikan klarifikasi terkait keberadaan video tersebut.

Dia mengaku, unggahannya itu merupakan sindiran terhadap masyarakat. “Sebenarnya, lelang keperawanan itu bentuk sindiran aku terhadap masyarakat yang nggak peka sama situasi kayak gini, masih nongkrong dan lain-lain,” ujarnya.*
Baca juga: Turah Parthayana Klarifikasi soal Kasus Pelecehan Seksual
(SIS)