Dituding Lalai Awasi Anak, Arya Claproth Pilih Bungkam

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 33 2169816 dituding-lalai-awasi-anak-arya-claproth-pilih-bungkam-iUO4rayyhC.jpg Arya Claproth (Foto: Yoga/Okezone)

JAKARTA - Putri dari pasangan suami istri Karen Pooroe dan Arya Satria Claproth, Zefania Carina, diketahui telah wafat pada 7 Februari 2020 lalu lantaran terjatuh dari lantai 6 apartemen. Saat kejadian tersebut, Arya Claproth diketahui tengah berada di apartemen, namun kala itu dirinya mengaku sedang memperhatikan layar laptopnya sambil mengenakan headset.

Hal tersebut lantas membuat Karen menuding bahwa suaminya tersebut melakukan kelalaian dalam menjaga putri semata wayang mereka yang baru berusia 8 tahun. Akan tetapi. pihak kuasa hukum Arya Claproth, Andreas Nahot Silitonga, nampak enggan mengomentari tudingan dari jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol 1 tersebut.

"Ya apa pun itu artinya ini kan kembali lagi ke proses penyidikan, nah siapa pun juga harus menghargai proses penyidikan itu ya," ujar Andreas.

 

Baca Juga: Suami Karen Pooroe Terancam Dapat Hukuman Pidana Berlapis

"Kalau misalnya ada kesimpulan-kesimpulan atau apa pun juga itu kami sangat menjaga lah. Kalau dari pihak kami, kami mengupayakan tidak menyimpulkan apa pun juga. Karena nanti kesimpulan itu akan ada di pihak penyidikan," tegas Andreas.

Sementara itu, Arya Claproth sendiri memilih untuk bungkam usai menjalani 7 jam pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan, pada Jumat 14 Februari 2020 kemarin. Namun, menurut pihak kuasa hukumnya, Arya bersedia untuk melakukan autopsi jenazah anaknya.

"Jadi untuk mengungkap semua ini karena sejak awal klien kami setuju (dilakukan otopsi), tak ada masalah, tak ada keberatan," kata Andreas.

 

"Bahwa ada anggapan ini terjadi suatu pembunuhan, ada ketidakwajaran mengenai otopsi segala macam, klien kami mendukunglah supaya tuduhan-tuduhan itu bisa berhenti," tandasnya.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini