JAKARTA - Daniel Mananta sempat mengalami depresi ketika menderita tumor jinak di pita suaranya. Bagaimana tidak, suara adalah komponen penting dalam kariernya sebagai seorang presenter.
"Sempet depresi. Gue ngebayangin kalau saat itu depresi dan nggak punya temen-temen, dan nggak ada yang nemenin di sekitar gue, mungkin film ini nggak akan terbuat," ujar Daniel saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019).
Baca Juga:
Cerita Daniel Mananta Jalani 4 Profesi Sekaligus
Daniel Mananta Ceritakan Ribetnya Produseri Film Susi Susanti: Love All

Lebih lanjut, Daniel menyebut bahwa identitasnya sebagai presenter akan hilang ketika suaranya hilang. Oleh sebab itu depresi akibat tumor jinak di pita suara adalah sebuah ketakutan terbesar yang pernah dialami oleh Daniel Mananta.
"Nggak sih, lebih ke itu identitas gue sebagai presenter. Tapi ketika gue udah nggak bisa ngomong dan bukan presenter terkenal, identitas gue siapa. Gue bakal jadi siapa ke depannya. Itu yang bikin ketakutan," terangnya.