Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rentetan Kontroversi Iringi Perjalanan Atta Halilintar Jadi Raja Youtube Asia

Adiyoga Priambodo , Jurnalis-Sabtu, 14 September 2019 |14:25 WIB
Rentetan Kontroversi Iringi Perjalanan Atta Halilintar Jadi Raja Youtube Asia
Atta Halilintar (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Kesuksesan Atta Halilintar sebagai content creator di YouTube berbanding lurus dengan kontroversi yang menyeret namanya. Salah satunya terjadi saat Atta ikut menyampaikan belasungkawa pada korban aksi terorisme di Selandia Baru pada Maret 2019.

Lewat media sosial, Atta Halilintar menyatakan kegeramannya pada pelaku aksi teror di Masjid Christchurch, Selandia Baru.

Baca juga: Bungkam di Tengah Gosip Panas, Atta Halilintar: Kalau Direspons, Dia jadi Senang

Atta Halilintar Instagram

"Nangis nonton videonya. Turut berduka cita untuk 49 orang yang dibunuh saat salat Jumat. Menembak ada aturan tata caranya. Semoga korban-korban di hari Jumat di dalam masjid syahid. Pray for New Zealand. God Bless Indonesia," ujar dia dalam keterangan foto.

Alih-alih mendapat pujian atas aksi simpatinya, Atta Halilintar justru menuai kritik. Terlebih dalam postingan tersebut, Atta juga memamerkan foto dirinya memegang sepucuk senjata api.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement