nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bumi Manusia dan Perburuan, 2 Novel Pramoedya Ananta Toer yang Difilmkan

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 19:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 11 206 2090487 bumi-manusia-dan-perburuan-2-novel-pramoedya-ananta-toer-yang-difilmkan-RxA67eCMy8.jpg Bumi Manusia. (Foto: Falcon Pictures)

JAKARTA - Menerjemahkan bahasa sastra Pramoedya Ananta Toer ke medium audio visual bukan pekerjaan mudah. Mungkin ini alasan kenapa karya-karya Pram tetap tak terjamah meski sudah tercipta puluhan tahun silam.

Tak hanya itu, penolakan pihak keluarga pun disebut-sebut menjadi alasan kenapa karya Pram tak kunjung diadaptasi ke layar lebar. Angga Okta Rahman mengungkapkan, penolakan itu dilakukan keluarga atas 'wasiat' sang kakek. 

Bumi Manusia merupakan salah satu novel populer Pramoedya Ananta Toer yang diangkat ke layar lebar. (Foto: Falcon Pictures)

Baca juga: Dari Balik Penjara, Pramoedya Ananta Toer Tetap Berkarya

“Pram memang agak keras ya. Berkali-kali bilang sama keluarga, beliau enggak mau karyanya difilmkan oleh bangsa asing atau luar. Dia mau karya-karyanya difilmkan oleh orang Indonesia. Itu yang kami pegang selama ini,” kata Angga.

Awalnya, Falcon Pictures hanya mengincar satu novel untuk difilmkan. Namun tak disangka, pihak keluarga justru menawarkan Bumi Manusia dan Perburuan untuk diadaptasi ke dalam film. Dua karya itu merupakan dua karya besar Pram yang ditulisnya saat mendekam di balik jeruji besi.

“Terus terang, tawaran (pihak keluarga) itu membuat kami merinding. Mereka bilang, ‘Mau enggak produksi Bumi Manusia dan Perburuan?’” kata Produser Falcon Pictures, Frederica.  

Baca juga: Polo Beberkan Kondisi Nunung Srimulat setelah 3 Minggu Ditahan

Falcon Pictures kemudian memercayakan skrip Bumi Manusia kepada sutradara Hanung Bramantyo. Sementara Perburuan jatuh kepada Richard Oh. Strategi unik pun dijalankan Falcon Pictures untuk memasarkan kedua film tersebut. Mereka merilisnya bersamaan.

Film Bumi Manusia dan Perburuan rencananya akan tayang serentak di bioskop-bioskop Tanah Air pada 15 Agustus 2019.

Jika Bumi Manusia menampilkan Iqbaal Ramadhan sebagai Minke, pencinta film Indonesia bisa menonton akting ciamik Adipati Dolken sebagai Hardo dalam Perburuan. 

 

1
2
BERITA FOTO
+ 7

Diadaptasi dari Novel Karya Pramoedya, Reza Rahadian dan Chelsea Islan Bermain Kembali dalam Bunga Penutup Abad

Reza Rahadian sebagai Minke, Chelsea Islan sebagai Annelies dan Marsha Timothy sebagai Nyai Ontosoroh dalam pertunjukan Bunga Penutup Abad di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jumat 16 November 2018. Bunga Penutup Abad merupakan sebuah pementasan teater yang diadaptasi dari novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa yang termasuk dalam seri novel Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini