Pramoedya Ananta Toer dan Asmara si Gadis Penjaga Stan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 23:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 33 2278406 pramoedya-ananta-toer-dan-asmara-si-gadis-penjaga-stan-Eb9t7jzTxy.jpg Pramoedya Ananta Toer. (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Di balik karya besarnya, perjalanan cinta Pramoedya Ananta Toer cukup menarik untuk dikulik. Kisah itu, menurut Pram, bermula dari sebuah pameran buku. 

Pram yang kala itu mengaku tak punya uang, memberanikan diri datang ke pameran tersebut. Di sana, hatinya tergoda oleh seorang penjaga stan cantik bernama Maemunah Thamrin. 

Dia pun memberanikan diri berkenalan dan hubungan itu terus terjalin hingga mereka menikah. Sepanjang pernikahan mereka, Maemunah setia mendampingi Pram yang tiga kali keluar masuk penjara. 

Dari balik jeruji besi, Pram rutin menyurati sang istri. Saat peluncuran poster film Bumi Manusia pada Juni 2019, Angga Okta Rahman sang cucu sempat membacakan salah satu surat Pram. 

Surat yang ditulis Pram saat ditahan di Pulau Buru, Maluku itu berbunyi, "Hari ini, aku teringat kirimanmu, berupa satu celana, satu selimut, satu handuk, dua stel pakaian dalam, dua handuk kecil, benang, jarum, vitamin, dan obat-obatan." 

Pram berterima kasih atas semua kiriman tersebut. Namun dia mengaku, tak butuh banyak barang. Cukup vitamin saja. Karena beberapa barang itu bisa ditemukannya dalam penjara.

Baca juga: 3 Novel Pramoedya Ananta Toer Ini Akan Teruskan Sukses Bumi Manusia

Dalam lanjutan suratnya, Pramoedya Ananta Toer mengaku, kembali menulis meski kondisi tak memungkinkan. Dia kemudian meminta sang istri untuk mengirimkan beberapa foto anak-anak mereka. 

"Kirim yang gambarnya bagus. Jangan asal ambil gambar. Agar hasilnya bisa dilihat dengan jelas," pesannya di pengujung surat tersebut.*

Baca juga: Bra Marion Jola Mengintip di Balik Crop Top, Warganet Heboh

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini