“Kalau di Z Boys biasanya kalau enggak mengerti bahasanya kita dengar dari nadanya. Kalau keras berarti dia marah. Nanti di belakang yang lain saling tanya ‘what does he talking about’. Kurang lebih sih seperti itu,” ujar Mavin saat ditemui di MNC Studio, Kebo Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (20/3/2019).
Sementara itu, untuk berkomunikasi dalam satu tim serta para pelatih, Z-Boys menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa formal. Hal ini mengingat Bahasa Inggris sebagai media komunkasi yang paling umum mereka pahami setelah bahasa dari negera mereka masing-masing.
“Kita sih tetap berusaha ngobrol. Memang bahasa jadi sedikit hambatan, tapi kita pakai Bahasa Inggris.
Meski terkendala perbedaan Bahasa, tampaknya hal tersebut tak mempengaruhi kualitas personel Z-Boys dalam berkarya. Single perdana mereka yang berjudul No Limit pun memperlihatkan bahwa mereka dapat pofesional dan tampak kompak.
Z-Boys sendiri merupakan grup musik berkonsep Z-Pop yang berisikan 7 pria dari negera yang berbeda. Boy band ini digawangi oleh Perry (Taiwan), Josh (Filipina), Roy (Vietnam), Mavin (Indonesia), Gai (Japan), Blink (Thailand) dan Sid (India).
(edh)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri