nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjelasan MA soal Hukuman Saipul Jamil

Revi C. Rantung, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 21 33 2007517 penjelasan-ma-soal-hukuman-saipul-jamil-4x3DPLsuLw.jpg Saipul Jamil (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kuasa hukum Saipul Jamil, Dedi Junaedi berharap agar kliennya dapat bebas dua bulan lagi. Menurut Dedi, Saipul Jamil dapat segera bebas lantaran menganggap jika kliennya hanya menjalani hukumam 3 tahun penjara saja.

Anggapan Dedi berdasarkan vonis yang ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara salah. Sebab, Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding. Banding diterima dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengeluarkan vonis Saipul Jamil dengan hukuman lima tahun penjara. Lebih berat dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Baca Juga: Penyebab Meninggalnya Istri Ustadz Maulana Akhirnya Terungkap

Baca Juga: Istri Meninggal, Ustadz Maulana: Istri Saya Tak Punya Dosa pada Saya

Kasus Suap Panitera PN Jakut, Majelis Hakim Vonis Saipul Jamil 3 Tahun Penjara

‎Lantas, apa kata Mahkamah Agung soal hukuman yang dijalani Saipul Jamil?

"Kalau kita perhatikan putusan atas nama Saipul Jamil, mengajukan PK. Yang Diajukan PK adalah putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Permohonan PK no. 202 atau akta-tipid 2017 no454 pidsus 2016 PN Jakut jo no 211 pid 2016 PT DKI yang dibuat panitera PN Jakut menerangkan bahwa Tanggal 15 Maret 2017 agar putusan Pengadilan Tinggi Jakarta dapat ditinjau kembali. Jadi Yang di PK putusan PT DKI Jakarta," papar Humas Mahkamah Agung Abdullah SH ‎ditemui dikantornya di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Senin (21/1/2018).

‎"Kemudian, setelah MA mengadili, amarnya‎ 'Menolak PK pemohon terpidana Saipul Jamil. Menetapkan putusan yang dimohonkan tetap berlaku',"‎ lanjutnya.

Tidak hanya sampai disitu, Abdullah juga menyebut bila hukuman dari Saipul Jamil tetap aktif sesuai dengan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

‎"Ya tidak pengaruh. Tolak itu permohonan, PK nya ditolak. Sehingga putusan PT aktif kembali. putusan yang berlaku putusan PT ya. Yang diajukan kan putusan PT karena permohonan ditolak kembali lagi yang di PK itu," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pedangdut Saipul Jamil diamankan oleh pihak kepolisian pada 18 Februari 2016 silam. Saipul ditangkap atas kasus pelecehan seksual dengan korban berinisial DS.

Dalam kasusnya tersebut, Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Saipul Jamil dengan hukuman tiga tahun kurungan penjara, karena terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang pencabulan. ‎

Usai putusan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan mengajukan pasal 82 KUHP soal perlindungan anak, sehingga hukuman Saipul Jamil ditambah menjadi 5 tahun penjara. Kemudian hukuman Saipul Jamil ditambah tiga tahun dalam kasus gratifikasi suap yang diputuskan oleh Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

(aln)

BERITA FOTO
+ 5

Kasus Suap Panitera PN Jakut, Majelis Hakim Vonis Saipul Jamil 3 Tahun Penjara

Terdakwa kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Saipul Jamil, menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (31/7/2017). Majelis Hakim memvonis penyanyi dangdut tersebut dengan hukuman tiga tahun penjara serta denda Rp100 juta subsider tiga bulan kurungan.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini