Prilly Latuconsina Akui Pernah Dicuekin Sampai Pagi Gara-Gara Game

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 01 Mei 2018 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 01 33 1893179 prilly-latuconsina-akui-pernah-dicuekin-sampai-pagi-gara-gara-game-Xh6eAWhkEs.jpg Prilly Latuconsina (Foto: Instagram)

JAKARTA - Prilly Latuconsina terang-terangan menyatakan ketidaksukaan pada lelaki yang kecanduan bermain game. Terlebih untuk mereka yang sampai mengabaikan lingkungan sekitar demi memusatkan perhatian pada game di gadget masing-masing.

"Aku kesal sama cowok yang main games dan enggak dengerin kita ngomong," ungkap Prilly Latuconsina di kawasan Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini.

Baca Juga: Gara-Gara Tuduhan Hina Panglima TNI, Nikita Mirzani Dapat Banyak Ancaman dari Fake Account

Prilly Latuconsina

Dalam hal ini, Prilly punya dasar kuat dalam mengutarakan apa yang menurutnya salah. Dia mengaku pernah mengalami sendiri momen saat dinomorduakan kaum adam gara-gara lebih fokus bermain game.

"Aku sensitif sama cowok yang main game, kita enggak dikabarin sampai pagi. Apakah game lebih mulia dibandingkan perempuan?," kata dia.

Sebelumnya, Prilly memang sempat menyinggung kekurangan lelaki yang kecanduan game nilai minus. Terlebih bagi mereka yang tidak bisa memecah fokus untuk memikirkan hal lain, Prilly mengaku anti dengan orang-orang semacam itu.

Baca Juga: Bikin Grup Band Baru, Mantan Vokalis D'Bagindas Konsisten di Jalur Metal, Melayu Total

Prilly Latuconsina

Bagi Prilly, lelaki harus bisa memprioritaskan hal-hal apa saja yang jadi perhatian utamanya. Sebab, mereka adalah calon-calon kepala keluarga yang kesehariannya tidak melulu memikirkan hal-hal sepele seperti game.

"Aku orangnya tipe yang bisa fokus banyak hal. Aku kesal sama lelaki yang hanya fokus sama satu hal. Lelaki akan menjadi pemimpin keluarga, kalau enggak bisa memikirkan banyak hal gimana istrinya?" tutur Prilly Latuconsina.

Oleh karenanya, Prilly berharap agar para pria bisa menemukan kembali cara menghargai wanita. Di era modern ini, Prilly merasa nilai kaum hawa justru semakin rendah di mata lelaki.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini