nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

HARI MERDEKA: Rendy Pandugo Bangga Pernah Ikut Semua Lomba 17-an

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 11:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 08 16 33 1756908 hari-merdeka-rendy-pandugo-bangga-pernah-ikut-semua-lomba-17-an-jJD5aHCKkB.jpg Rendy Pandugo. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Jelang 17 Agustus 2017, Indonesia akan memperingati kemerdekaan yang ke-72. Sebagai salah satu warga yang ikut merayakan, Rendy Pandugo pun mengungkapkan makna kemerdekaan termasuk soal lomba 17-an yang hampir seluruhnya pernah diikuti.

Berbicara mengenai kemerdekaan, pelantun I Don't Care itu pun menceritakan pengalaman terdahulunya ketika mengikuti berbagai macam lomba yang diadakan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal.

"Balap karung, panjat pinang pernah, makan kerupuk pernah. Hampir semuanya pernah," tambahnya.

BACA JUGA: Buat Album Berbahasa Inggris, Rendy Pandugo: Itu Salah Satu Nazar

Namun saat ini, ia sudah tak pernah melihat lagi berbagai macam lomba yang diadakan di perumahan-perumahan tempat tinggal. Rendy mengungkapkan bahwa saat ini anak-anak sudah sibuk dengan gadget masing-masing.

"Sudah jarang ada lomba-lomba. Biasanya kalau masih ada di kampung-kampung. Sudah sibuk sama handphone-nya masing-masing," imbuh Rendy.

Musisi berusia 32 tahun itu mengatakan bahwa kemerdekaan adalah sebuah kebebasan untuk melakukan segala sesuatu yang tanpa adanya campur tangan dari pihak lain.

BACA JUGA: Terungkap Alasan Rendy Pandugo Tak Bisa Lepas dari Gitar saar Bernyanyi

"Merdeka buat gue bebas tanpa untuk melakukan sesuatu yang berguna untuk orang lain. Tanpa ada paksaan dari pihak lain," kata Rendy kepada Okezone saat ditemui di Gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Diakhir cerita, Rendy menuturkan harapan-harapannya untuk bangsa Indonesia. Penyanyi yang baru meluncurkan album perdana ini berharap tak lagi oknum-oknum yang membuat nama negara ini menjadi jelek.

"Semakin menjadi invidu-individu yang lebih baik. Karena gue enggak bisa terus menerus menyalahkan negaranya, karena enggak semua penduduk Indonesia jelek, cuma dikotori sama oknum-oknum tertentu saja," imbuhnya.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini