nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penat Ngeband di Jakarta, Is "Payung Teduh" Pindah Rumah ke Makassar

Dewanto Kironoputro, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 01:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 04 33 1749520 penat-ngeband-di-jakarta-is-payung-teduh-pindah-rumah-ke-makassar-hr8Qqkw1xr.jpg Is Payung Teduh (Foto: Dudit/Okezone)

JAKARTA - Kesibukan bermusik di band Payung Teduh dianggap sudah mulai memengaruhi kehidupan keluarga sang vokalis, Mohammad Istiqamah Djamad alias Is. Tak betah dengan kondisi itu, ia pun ingin menindak tegas keadaan tersebut.

(Baca Juga: Keren, Lagu Baru Payung Teduh Berbeda Banget, Lebih Berisik!)

Menurut pemaparannya ketika ditemui di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis 3 Agustus 2017, ia tidak ragu mengambil tindakan drastis. Salah satunya adalah pindah rumah dari Jakarta ke Makassar, yang dilakukannya tak lama sebelum bulan Ramadan 2017. Ia mengaku sengaja pindah untuk membasmi penat tinggal di Jakarta yang dinamikanya sangat cepat.

”Saya sekarang pindah ke Makassar sebelum lebaran kemarin, karena saya penat banget sama Jakarta,” ungkap Is.

(Baca Juga: Lagu Baru Payung Teduh Sindir Perempuan yang Banyak Berharap)

Namun, ia tidak serta merta keluar dari Payung Teduh. Ia sendiri ingin menyikapinya dengan bolak-balik Makassar-Jakarta jika ada saat Payung Teduh manggung atau kegiatan-kegiatan lainnya. Namun, tetap saja kegiatan manggung Payung Teduh harus dikurangi. Jika dulu Payung Teduh bisa manggung lima belas hingga dua puluh kali per bulannya, kali ini ia mengaku hanya menerima maksimal dua belas kali manggung.

(Baca Juga: Move On, Payung Teduh Hiraukan Kritik Fans Tentang Lagu Barunya)

Namun, hal itu justru dipandang positif oleh Is. Pengurangan kegiatan Payung Teduh justru sempat ia harapkan, karena membuatnya punya lebih banyak waktu untuk keluarga dan kesibukan menulisnya. Selain itu, ia jadi bisa menemani keluarganya, terutama anak, untuk bermain bersama.

“Terlalu sibuk ngeband kemarin. Sekarang pengen memberi waktu buat anak-anak sama istri. Kami lagi pengen berusaha sebulan dua bulan ini menambah porsi yang besar untuk membesarkan anak-anak, menemani bermain gitu, sama nulis buku,” ucap Is.

(Baca Juga: Teduhnya Payung Teduh di RedFest)

Otomatis, keluarga jadi prioritas utamanya saat ini. Is juga mengungkap bahwa ia tengah mengubah logikanya terhadap pembagian waktu bekerja dan keluarga, sehingga keluarga jadi punya makna yang jauh lebih dalam dibanding sebelumnya.

Jika sebelumnya ia bertemu keluarga di sela-sela waktu senggang, kini justru pekerjaannya yang dilakukan di waktu senggang itu. Kendati demikian, ia yakin bisa membagi waktu dengan baik meskipun harus bolak-balik dua kota yang jaraknya cukup jauh tersebut.

”(Bagi waktunya) Pinter-pinteran aja. Pasti bisa. Kapan bisa nyuri waktu, nyuri waktu. Karena prinsipnya bukan sisa waktu untuk keluarga. Keluarga itu kita bawa mati,” tutup Is.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini