Share

FFI 2013 Diharapkan Jadi Momentum Bangkitnya Film Nasional

Nugroho Setyabudi, Okezone · Selasa 24 September 2013 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 24 206 870866 NtOQGdRRqj.jpg FFI (Foto: Ist)

SEMARANG - Festival Film Indonesia (FFI) akan kembali dihelat di Semarang, 7 Desember mendatang. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bangkitnya film nasional, seperti kejayaannya pada 33 tahun silam.

Ketua Pelaksana Umum FFl 2013, HM Firman Bintang, mengatakan ada hubungan erat antara masyarakat Indonesia dengan dunia perfilman di negeri ini.

"FFI menggambarkan ikatan yang erat antara masyarakat umum, dan masyarakat perfilman pada 33 tahun silam.  Ikatan erat inilah yang diharapkan mampu menjadi tonggak pada FFI tahun ini. Kami akan melibatkan sineas-sineas muda untuk berkarya," ujar Ketua Pelaksana Umum FFl 2013, HM Firman Bintang, pada peluncuran FFI 2013 di Wisma Perdamaian, Semarang 23 September 2013.

Firman juga menyatakan, akan mengajak para produser untuk berperan serta dalam FFI 2013, agar mau mendorong industri perfilman nasional menjadi lebih baik lagi.

"Malam ini kita semua kan ketemu satu sama lain, ada produser, ada tokoh perfilman dan lain-lain. Jadi hendaknya acara ini bisa menjadi ajang silahturahmi bagi insan film untuk saling berdialog satu sama lain serta menumbuhkan semangat bersama mendorong terselenggaranya perfilman nasional yang sesuai dengan harapan masyarakat," ungkapnya.

Dalam acara ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Plt Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, secara simbolik menerima replika piala FFI itu yang diserahkan oleh Sekjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ukus Kuswara.

Ganjar adalah pencinta film dan kerap berdiskusi dengan Hendi, sapaan akrab Plt Wali Kota Semarang, tentang perfilman nasional. Itu yang kemudian mendorong pihaknya siap menyukseskan perhelatan FFI.

"Kalau perlu dalam rangkaian acaranya nanti kita bisa nonton bareng film-film nasional yang dulu pernah jaya maupun film terkini," ujar Ganjar, bersemangat.

Dalam kesempatan ini, Ganjar Pranowo juga memberikan masukan kepada Hendi, untuk dimungkinkannya penyelenggaraan pameran dokumentasi lintas sejarah tentang gedung-gedung bioskop yang pernah ada.

"Selain FFI yang menjadi puncak program Visit Jateng Year 2013, tidak ada salahnya suatu saat kita mengadakan sebuah gelaran seperti pameran perfilman yang mengangkat nilai-nilai historis perfilman nasional, yang memang patut untuk diperhatikan. Kalau tempat lain tidak ada, ya Semarang yang jadi pionirnya," pesannya kepada Hendi.

(nsa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini