Ini berarti Warner Bros. telah mengalahkan 20th Century Fox dengan franchise X-Men-nya, dan Marvel Studios, degan Marvel Cinematic Universe-nya dalam membuat film superhero perempuan.
Saat ini, Marvel sedang bersiap-siap untuk merilis Captain Marvel pada 2019, dan Black Widow yang diperkirakan akan tayang pada 2020. Di lain pihak, Sony sedang mengerjakan film solo dari Black Cat dan Silver Sable, dan lagi-lagi Warner Bros. mendahului kedua studio ini.
Dengan rilisnya Birds of Prey pada Februari 2020 dan Wonder Woman 1984 yang naik tayang pada musim panas di tahun yang sama, Warner Bros. secara resmi akan menjadi studio pertama yang merilis dua film superhero perempuan di tahun yang sama.
Film sekuel dari Wonder Woma garapan Patty Jenkins ini awalnya dijadwalkan untuk tayang pada akhir 2019, namun film ini diundur hingga musim panas 2020. Sekarang, film ini akan tayang empat bulan setelah film Birds of Prey garapan Cathy Yan.
Film Birds of Prey akan menghadirkan Margot Robbie, kembali memainkan perannya sebagai Harley Quinn, dan akan bergabung dengan Jurnee Smollet-Bell yang berperan sebagai Black Canary, dan Mary Elizabeth Winstead yang berperan sebagai Huntress.
Dengan Warner Bros. merilis dua sampai tiga film DC per tahun, dan pada tahun 2020 akan studio ini akan merilis dua film superhero perempuannya, bisa dipastikan tahun itu akan didominasi oleh film superhero-superhero perempuan.