Maka dari itu, Vino mengaku sangat beruntung bisa bergabung dalam film Tanah Runtuh. Apalagi dengan kehadiran Yoan Cocohamida sebagai Kai dan Ridho Khaliq sebagai Ringgo yang menceritakan bagaimana sebuah konflik menjadikan anak-anak sebagai korban.
“Kisah yang diangkat mungkin inspired by true, true story atau true even ini bukan cuma di Indonesia. Kejadian-kejadian di mana pun, setiap kejadian itu yang paling jadi korban adalah ya mereka,” ucap Vino.
Bahkan, dia sendiri mengaku akan mengajak anaknya menonton film tersebut karena makna yang ditunjukan dalam isi ceritanya. Vino menilai, film Tanah Runtuh memberi pelajaran kepada anak-anak lainnya bahwa di usia yang sebaya, masih banyak mereka yang kurang beruntung.
“Dan satu hal ketika saya nonton film ini, nanti malam mungkin saya akan ajak anak saya untuk nonton. Karena buat saya dia akan belajar gitu bahwa ternyata di luar sana masih banyak orang, anak-anak seumur dia yang tidak beruntung,” katanya.
Selain itu, dia juga menyoroti sisi toleransi ditonjolkan dalam film Tanah Runtuh. Film tersebut memberikan gambar bahwa persatuan bukanlah satu hal yang bisa ditunda dan memiliki tantangan yang berat. Semakin toleransi dan persatuan digaungkan maka semakin banyak juga pihak yang ingin menghancurkannya.