"Karena bingkai vertikal menempatkan wajah Anda dan subjek di depan dan tengah, hal itu memungkinkan Anda merasakan kedekatan dan keintiman. Di situlah V+Short hadir untuk mengisi celah-celah tersebut," tuturnya.
Meski bermula dari mikrodrama, V+Short memiliki visi besar untuk membawa cerita-cerita lokal dari Asia Tenggara ke kancah internasional dengan berbagai genre.
CEO MNC Digital Entertainment, Angela Tanoesoedibjo, pun menambahkan minat penonton masa kini mengarah pada konten yang mampu memicu perasaan secara instan dalam hitungan detik.