JAKARTA - Tak semua kisah cinta dimulai dari pertemuan yang manis. Dalam microdrama Loving My Father’s Enemy, justru kebencian dan luka masa lalu menjadi awal dari hubungan yang tak terduga.
Microdrama ini mengikuti perjalanan Elara Velin, seorang wanita yang kehilangan segalanya setelah perusahaan besar Vectra menghancurkan keluarganya.
Sejak saat itu, hidup Elara hanya punya satu tujuan: balas dendam dan merebut kembali kendali atas hidupnya. Namun semua itu berubah ketika ia bertemu 'musuh'nya, Arka Vectra.
Demi kepentingan masing-masing, Elara dan Arka membangun kolaborasi. Namun di depan semua orang, mereka sepakat untuk tetap menjadi rival dan bermain dalam dunia penuh intrik.
Hubungan mereka pun semakin kompleks, karena setiap keputusan bisa berujung pada kehancuran. Ketika perasaan mulai ikut terlibat, situasi menjadi jauh lebih berbahaya.
Elara harus memilih antara mempertahankan dendam yang selama ini menjadi bahan bakarnya atau membuka diri pada kemungkinan yang belum tentu berakhir bahagia.
Yang menarik, microdrama Loving My Father’s Enemy tak sekadar kisah cinta terlarang. Microdrama ini juga menampilkan transformasi karakter yang cukup kuat.