Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sinopsis Film Yohanna, Cerita Biarawati yang Dikirim ke Pelosok Sumba

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Minggu, 05 April 2026 |12:46 WIB
Sinopsis Film Yohanna, Cerita Biarawati yang Dikirim ke Pelosok Sumba
Gala Premiere Film Yohanna
A
A
A

JAKARTA — Film Yohanna, karya sutradara Razka Robby Ertanto, produksi Summerland, Reason8 Films, dan Pilgrim Film siap hadir di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 April 2026. Menghadirkan kisah yang dekat dengan pergulatan hidup manusia tentang keyakinan, kehilangan, dan pencarian makna hidup, Yohanna menawarkan pengalaman menonton yang emosional sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. 

Dibintangi oleh Laura Basuki, Yohanna mengisahkan seorang biarawati muda yang dikirim ke Sumba, Nusa Tenggara Timur, untuk menjalankan misi kemanusiaan pasca bencana Badai Tropis Seroja. Ketika truk berisi donasi yang ia bawa dicuri, misi yang tampak sederhana itu membawanya masuk ke dalam realitas Sumba yang keras: kemiskinan yang mencengkeram, aparat yang korup, dan anak-anak yang terpaksa bekerja di usia yang seharusnya mereka habiskan untuk bermain. 

Di tengah kenyataan yang berat, ia juga harus berhadapan dengan krisis keyakinan dan identitas dirinya sebagai seorang biarawati. Melalui sudut pandang karakter Yohanna, penonton diajak menyelami perjalanan batin yang dekat dan relevan dengan kehidupan banyak orang.

"Saya pastikan Yohanna bukanlah film tentang agama apalagi cerita satu agama tertentu. Saya ingin membuat film dengan pesan universal. Yohanna mengalami apa yang kita semua pernah rasakan, titik di mana kita bertanya, apakah semua yang kita yakini selama ini benar adanya. Itu bukan pertanyaan milik seorang biarawati saja. Itu pertanyaan kita semua. Jadi saya bisa pastikan Yohanna akan meninggalkan kesan menonton yang mendalam dan berbeda dari film Indonesia kebanyakan," ujar Razka Robby Ertanto, Sutradara dan Penulis Skenario Yohanna.

Hal senada juga disampaikan oleh Laura Basuki, yang berkat penampilannya di film Yohanna dinobatkan sebagai Best Actress di Asian Film Festival 2025. Laura mengungkapkan bahwa kisah dalam film ini terasa sangat dekat dengan pengalaman hidup banyak orang, dan karakter Yohanna memberinya banyak pelajaran hidup.

"Yang membuat saya sangat terhubung dengan Yohanna adalah karena pergulatan yang ia alami sebenarnya sangat manusiawi. Kita semua pernah berada di titik mempertanyakan hidup, keyakinan, bahkan diri sendiri. Karena itu saya percaya film ini akan terasa dekat bagi banyak orang." ujar Laura Basuki, Pemeran Yohanna

Penonton bioskop Indonesia akan menyaksikan Yohanna dalam versi yang sedikit berbeda dari yang tayang di festival internasional. Jika versi festival dibangun dengan pendekatan yang lebih eksperimental, penuh lompatan waktu dan ruang interpretasi terbuka, maka versi bioskop hadir dengan alur yang lebih kronologis dan mengalir.

Penyesuaian ini dilakukan bukan untuk menyederhanakan, melainkan untuk memastikan pesan utama film dapat menjangkau penonton seluas-luasnya dari berbagai latar belakang

"Kami ingin pesan dan emosi yang dirasakan penonton di berbagai festival internasional juga bisa sampai dengan hangat kepada penonton di Indonesia. Strukturnya kami rapikan, tetapi roh  ceritanya tidak kami sentuh. Terlebih, film ini juga telah mendapatkan klasifikasi SEMUA UMUR dari Lembaga Sensor Film (LSF)" tambah Robby.

Selain dibintangi Laura Basuki, film Yohanna juga menghadirkan Jajang C. Noer, Kirana Grasela, dan Iqua Tahlequa, serta melibatkan anak-anak Sumba sebagai bagian penting dari cerita.  Informasi terbaru mengenai film Yohanna bisa diakses melalui kanal Instagram resmi Summerland di @summerland.films.

(kha)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement