Terinspirasi dari sosok terdekat, Cinta dari Medan belajar tentang keteguhan hati. Dukungan keluarga menjadi alasan terkuatnya untuk terus melangkah dan tidak menyerah.
Dari kontrakan sederhana, ibu Safa dari Lahat menaruh harapan besar. Safa bernyanyi bukan hanya untuk dirinya, tetapi untuk mengubah masa depan keluarga.
Sementara itu, ibu Taslim dari Maluku menempuh perjalanan panjang demi melihat anaknya tampil. Di tanah rantau, Taslim bekerja dan kuliah sambil menjaga mimpinya tetap hidup.
Tama Alif dari Lampung tumbuh dengan teladan orangtua yang bekerja tanpa lelah. Mimpinya sederhana, melihat ayah dan ibu tersenyum bahagia melihat perjuangannya.
Memasuki Final Gerbang 3 KDI 2025, tujuh peserta terbaik melangkah semakin dekat menuju panggung KDI 2025. Mereka datang dari berbagai daerah, membawa cerita, harapan, dan mimpi yang sama.